Swarasultra.id, Kendari – Bank Indonesia (BI) Sulawesi Tenggara (Sultra) bersama pemerintah daerah memperkuat kerja sama rantai pasok ekspor untuk memperluas akses pasar komoditas unggulan daerah dan meningkatkan daya saing produk lokal.
Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan perjanjian kerja sama (PKS) rantai pasok ekspor dalam puncak Forum Ekonomi Sulawesi Tenggara (FORKESTRA) 2026 di Kendari pada Senin (5/10/2026).
Kerja sama ini menjadi langkah strategis untuk membuka peluang pemasaran yang lebih luas bagi produk unggulan Sultra. Selain memperluas akses pasar, upaya tersebut diharapkan mendorong pelaku usaha meningkatkan kapasitas produksi, kualitas, dan daya saing agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
Kepala Kantor Perwakilan BI Sultra, Edwin Permadi, mengatakan perluasan pasar komoditas unggulan daerah membutuhkan sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan berbagai pemangku kepentingan.
Penandatanganan PKS rantai pasok ekspor tersebut menjadi bentuk kolaborasi BI dan pemerintah daerah dalam memperkuat keterhubungan antara produk unggulan Sultra dan peluang pasar.
Melalui kerja sama ini, pelaku usaha diharapkan memperoleh kesempatan lebih besar untuk memasarkan produknya. Langkah tersebut juga diharapkan menjadi motivasi bagi pelaku usaha lainnya untuk meningkatkan kapasitas usaha dan menghasilkan produk yang semakin kompetitif.
Penguatan rantai pasok ekspor ini sejalan dengan tema FORKESTRA 2026, yakni “Mewujudkan Ekosistem Ekonomi Sulawesi Tenggara yang Inklusif, Mandiri, dan Berdaya Saing Global”.
Untuk mewujudkan ekosistem ekonomi yang kuat, diperlukan keterhubungan antara pelaku usaha, pemerintah, pasar, sumber daya manusia, dan sektor keuangan. Kolaborasi antarpihak tersebut menjadi salah satu faktor penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan.
Ke depan, BI Sultra bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara dan seluruh pemangku kepentingan berkomitmen melanjutkan sinergi untuk memperkuat kapasitas usaha dan daya saing produk unggulan daerah.
Dengan dukungan rantai pasok yang semakin kuat dan akses pasar yang lebih luas, produk unggulan Sultra diharapkan mampu menjangkau pasar yang lebih besar, termasuk pasar ekspor, serta memberikan nilai tambah bagi perekonomian daerah. (Red)













