Swarasultra.id, Kendari – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sulawesi Tenggara bersama Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) terus mendorong kesadaran masyarakat untuk memenuhi kewajiban pajak kendaraan bermotor melalui Operasi Kepatuhan Pajak.
Kegiatan tersebut tidak hanya berorientasi pada penindakan atau peningkatan penerimaan daerah. Di tengah kondisi ekonomi yang masih penuh tantangan, pendekatan edukatif dan humanis justru menjadi bagian penting dalam pelaksanaannya.
Masyarakat diberikan pemahaman bahwa kepatuhan membayar pajak kendaraan bukan semata-mata kewajiban administratif, tetapi juga menjadi bentuk tanggung jawab bersama dalam mendukung keberlangsungan pembangunan daerah.
Direktur lalu lintas Polda Sultra Kombes Pol Argowiyono mengatakan, bahwa keterlibatan personel Ditlantas Polda Sultra dalam kegiatan itu juga merupakan bagian dari upaya membangun budaya tertib di tengah masyarakat, baik dalam berlalu lintas maupun dalam memenuhi administrasi kendaraan bermotor.
“Pendekatan humanis menjadi penting agar masyarakat tidak hanya memahami aturan, tetapi juga mengetahui manfaat dari kepatuhan tersebut. Kegiatan operasi diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran tanpa mengesampingkan kondisi dan kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Kolaborasi antara Ditlantas Polda Sultra dan Bapenda pun diharapkan mampu menciptakan keseimbangan antara kepentingan masyarakat dan kebutuhan pembangunan daerah. Sebab, kepatuhan pajak pada akhirnya bukan hanya soal memenuhi kewajiban.
Di balik setiap kontribusi masyarakat, terdapat dukungan terhadap pembiayaan pelayanan publik dan pembangunan yang manfaatnya dapat dirasakan kembali oleh masyarakat.
Melalui pendekatan yang edukatif, persuasif, dan humanis, Operasi Kepatuhan Pajak diharapkan tidak berhenti pada kegiatan penertiban, tetapi juga menjadi momentum untuk membangun kesadaran masyarakat agar semakin tertib dalam administrasi kendaraan bermotor. (Red)












