HeadlineSultra

Pastikan Stok Aman, Pertamina dan Pemerintah Monitoring Langsung Penyaluran BBM di Muna Barat

×

Pastikan Stok Aman, Pertamina dan Pemerintah Monitoring Langsung Penyaluran BBM di Muna Barat

Sebarkan artikel ini
Bupati Muna Barat La Ode Darwin mendampingi Dirjen Migas dan Bumi Kementerian ESDM Laode Sulaiman, Kepala BPH Migas Wahyudi Anas, Direktur Pemasaran Corporate Pertamina Alimuddin Baso saat monitoring di sejumlah SPBU di Muna Barat. (Foto : Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi)

Swarasultra.id, Muna Barat – Tak ingin penyaluran BBM bermasalah dan merugikan masyarakat, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi bersama pemerintah pusat dan regulator turun langsung di Kabupaten Muna Barat.

Monitoring ketat ini dilakukan langsung di sejumlah SPBU di Muna Barat untuk menyisir potensi penyimpangan dan memperlancar distribusi BBM sampai ke warga.

Kegiatan ini juga untuk memastikan distribusi dan pelayanan BBM kepada masyarakat berjalan sesuai ketentuan, sekaligus mengidentifikasi berbagai persoalan yang masih dihadapi di lapangan.

Peninjauan tersebut melibatkan Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM Laode Sulaiman, Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) Wahyudi Anas, Direktur Pemasaran Corporate Pertamina Alimuddin Baso, serta Bupati Muna Barat La Ode Darwin.

Kepala BPH Migas Wahyudi Anas mengatakan, monitoring lapangan penting dilakukan untuk memperoleh gambaran nyata mengenai kondisi distribusi dan pelayanan BBM kepada masyarakat.

Menurutnya, hasil peninjauan tersebut akan menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah, regulator, maupun badan usaha untuk memperbaiki aspek-aspek yang masih perlu ditingkatkan.

“Monitoring secara langsung memberikan gambaran mengenai kondisi penyaluran dan pelayanan BBM di lapangan. Seluruh hasil monitoring akan kami evaluasi dan tindak lanjuti bersama pihak terkait sesuai dengan kewenangan masing-masing,” ujar Wahyudi.

Ia menegaskan koordinasi antara regulator, pemerintah daerah, dan badan usaha menjadi faktor penting untuk memastikan distribusi BBM berjalan tertib dan tepat sasaran.

“Kami akan melihat setiap temuan dan masukan secara menyeluruh untuk kemudian ditindaklanjuti. Harapannya, pelayanan kepada masyarakat dapat terus ditingkatkan sesuai kebutuhan di masing-masing daerah,” katanya.

Sementara itu, Direktur Pemasaran Corporate Pertamina, Alimuddin Baso, mengatakan monitoring bersama juga menjadi kesempatan bagi Pertamina untuk memastikan kesiapan jaringan distribusi dan penerapan standar pelayanan di tingkat SPBU.

“Melalui monitoring bersama ini, kami dapat melihat kondisi aktual di lapangan dan mendapatkan masukan yang dapat menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ujar Alimuddin.

Pertamina, kata dia, akan menindaklanjuti berbagai masukan yang diperoleh selama monitoring bersama tim dan fungsi terkait di lapangan. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan distribusi BBM tetap berjalan optimal serta kebutuhan energi masyarakat dapat terpenuhi sesuai ketentuan.

Bupati Muna Barat La Ode Darwin mengapresiasi kehadiran langsung pemerintah pusat, BPH Migas, dan Pertamina untuk melihat kondisi pelayanan BBM di daerahnya.

Menurutnya, peninjauan lapangan menjadi momentum penting bagi pemerintah daerah untuk menyampaikan kondisi serta kebutuhan masyarakat terkait pelayanan energi.

“Kami mengapresiasi monitoring yang dilakukan secara langsung di Muna Barat. Kehadiran pemerintah pusat, BPH Migas, dan Pertamina menjadi kesempatan untuk melihat bersama kondisi pelayanan BBM sekaligus memastikan kebutuhan masyarakat dapat menjadi perhatian dalam evaluasi ke depan,” ujar La Ode Darwin.

Ia menambahkan, ketersediaan dan kelancaran distribusi BBM memiliki peran vital dalam menopang mobilitas masyarakat serta aktivitas perekonomian di Kabupaten Muna Barat.

“Pemerintah daerah siap terus berkoordinasi dengan Pertamina dan pemerintah pusat agar pelayanan energi di wilayah kami dapat berjalan semakin baik,” katanya.

Hasil monitoring tersebut selanjutnya akan menjadi bahan evaluasi masing-masing pihak sesuai tugas dan kewenangannya.
Pemerintah, BPH Migas, pemerintah daerah, dan Pertamina juga akan terus memperkuat koordinasi untuk memastikan berbagai temuan dan masukan dari lapangan dapat ditindaklanjuti.

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi sendiri menegaskan komitmennya menjaga keandalan jaringan distribusi serta meningkatkan kualitas pelayanan di SPBU melalui evaluasi berkelanjutan dan penguatan koordinasi.

Upaya tersebut dilakukan agar penyaluran BBM kepada masyarakat dapat berlangsung aman, tertib, andal, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. (Red)

error: Content is protected !!