Swarasultra.id, Kendari – Polsek Ranomeeto, Polresta Kendari menangkap seorang pria berinisial IM, usai video live di media sosialnya yang mengaku sebagai anggota Polri viral dan memicu perhatian publik.
Kepolisian memastikan pria tersebut bukan anggota Polri, melainkan masyarakat sipil.
Saat ini, yang bersangkutan telah diamankan di Polsek Ranomeeto untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut terkait video yang beredar.
Kapolsek Ranomeeto Polresta Kendari, Iptu Sukirman, mengatakan berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, tindakan itu dilakukan pelaku untuk memikat perempuan yang berada dalam grup live di media sosial.
“Motifnya, berdasarkan keterangan yang diperoleh, adalah untuk menarik perhatian atau memikat hati perempuan yang ada dalam live grup media sosial,” jelas Sukirman, Rabu (2/9/2026).
Selain diperiksa, pria tersebut juga telah memberikan klarifikasi kepada pihak kepolisian. Dalam keterangannya, ia mengakui bahwa dirinya bukan merupakan anggota Polri.
Untuk itu, Kapolsek Ranomeeto mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap seseorang yang mengaku sebagai anggota Polri, terutama apabila identitas dan statusnya belum dapat dipastikan.
“Masyarakat bisa segera melaporkan kepada kantor kepolisian terdekat atau melalui layanan Call Center Polri 110, jika menemukan seseorang yang mengaku sebagai anggota Polri dan menimbulkan kecurigaan atau melakukan tindakan yang tidak sesuai ketentuan,” ujarnya.
Polresta Kendari turut mengapresiasi sikap masyarakat yang kritis dan tidak mudah percaya terhadap informasi maupun pengakuan seseorang yang belum dapat dipastikan kebenarannya.
Iptu Sukirman menambahkan, respons cepat masyarakat dalam melakukan pengecekan dan melaporkan hal-hal mencurigakan sangat penting untuk mencegah penyalahgunaan identitas maupun nama institusi Polri oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. (Red)













