EkonomiSultra

Sultra Borong 4 Penghargaan KEJAR Award 2026, Bukti Budaya Menabung Pelajar Makin Kuat

×

Sultra Borong 4 Penghargaan KEJAR Award 2026, Bukti Budaya Menabung Pelajar Makin Kuat

Sebarkan artikel ini
Sultra Sapu Bersih KEJAR Award 2026, Buktikan Pelajar Daerah Makin Jago Kelola Uang. (Foto Dok OJK Sultra)

Swarasultra.id, Kendari – Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menorehkan prestasi di tingkat nasional dengan memboyong empat penghargaan dalam program Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR) Award 2026.

Penghargaan tersebut diserahkan pada puncak peringatan Hari Indonesia Menabung (HIM) dan Bulan Literasi Keuangan (BLK) 2026 yang digelar di Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 13 Bekasi, Jawa Barat, Jumat (29/8/2026).

Empat penghargaan yang diraih Sultra sekaligus menunjukkan keberhasilan pemerintah daerah bersama industri jasa keuangan dan satuan pendidikan dalam memperluas akses keuangan bagi pelajar melalui Program Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR).

Sultra meraih penghargaan sebagai Wilayah Implementasi KEJAR Terbaik Tingkat Provinsi Regional Sulawesi. Sementara Kota Kendari dinobatkan sebagai Wilayah Implementasi KEJAR Terbaik Tingkat Kabupaten/Kota Regional Sulawesi.

Dua penghargaan lainnya diraih industri jasa keuangan di Sultra. PT BPD Sulawesi Tenggara (Bank Sultra) meraih penghargaan sebagai BPD dengan Implementasi KEJAR Terbaik Wilayah Sulawesi, sedangkan PT BPR Bahteramas Konawe (Perseroda) meraih penghargaan sebagai BPR/BPRS dengan Implementasi KEJAR Terbaik Wilayah Sulawesi.

Kepala OJK Provinsi Sulawesi Tenggara, Bismi Maulana Nugraha, mengapresiasi capaian tersebut. Menurutnya, prestasi itu merupakan hasil sinergi antara pemerintah daerah, industri jasa keuangan, satuan pendidikan, guru, hingga orang tua.

Sultra Sapu Bersih KEJAR Award 2026, Buktikan Pelajar Daerah Makin Jago Kelola Uang. (Foto Dok OJK Sultra)

“Ke depan, OJK Sultra akan terus mendorong perluasan implementasi Program KEJAR di seluruh kabupaten dan kota. Fokus kami tidak hanya meningkatkan kepemilikan rekening pelajar, tetapi juga mendorong kebiasaan menabung secara aktif serta memperkuat edukasi keuangan yang aman dan terjangkau,” ujar Bismi.

Puncak HIM dan BLK 2026 mengusung tema “Merajut Masa Depan melalui Literasi dan Inklusi Keuangan”. Kegiatan tersebut dihadiri jajaran pimpinan lembaga negara, termasuk Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi, pejabat Kemenko Perekonomian, Kementerian Keuangan, LPS, serta sejumlah kepala daerah dari seluruh Indonesia.

Dalam sambutannya, Friderica menekankan pentingnya membangun kebiasaan menabung sejak usia dini.

Menurutnya, secara nasional, tingkat inklusi keuangan telah mencapai 93,61 persen, sementara tingkat literasi keuangan berada di angka 69,57 persen. Namun, literasi keuangan di kalangan pelajar dan mahasiswa masih perlu terus ditingkatkan agar sejalan dengan capaian nasional.

“Menabung sejak dini sangat penting. Menabung itu jangan menunggu uang banyak dulu, justru supaya uangnya banyak, kita harus menabung sedikit demi sedikit,” kata Friderica di hadapan lebih dari 1.100 pelajar dan mahasiswa.

Program KEJAR diharapkan menjadi salah satu instrumen penting untuk mencapai target inklusi keuangan nasional sebesar 98 persen pada 2045, sejalan dengan visi Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) menuju Indonesia Emas.

Bagi Sultra, raihan empat penghargaan tersebut menjadi momentum untuk memperluas budaya menabung sekaligus memperkuat literasi keuangan generasi muda di seluruh kabupaten dan kota. (Red)

error: Content is protected !!