Swarasultra.id, Kendari – Perum Bulog Sulawesi Tenggara (Sultra) menyalurkan bantuan beras kepada masyarakat di Kelurahan Baruga, Kota Kendari. Sebanyak 20,3 ton beras disalurkan kepada 677 penerima manfaat.
Penyaluran bantuan tersebut turut disaksikan anggota Komisi IV DPR RI Jaelani, yang akrab disapa Bang Jay, bersama Kepala Kanwil Perum Bulog Sultra Erdi Baskoro dan jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari.
Erdi mengatakan, penyaluran bantuan beras di Kelurahan Baruga merupakan bagian dari program bantuan beras Bulog yang tengah berlangsung di wilayah Kota Kendari.
“Alhamdulillah, hari ini kita sudah melaksanakan penyaluran bantuan beras. Kegiatan ini juga disaksikan oleh anggota Komisi IV DPR RI, Pak Jaelani atau yang biasa dikenal dengan Bang Jay,” ujar Erdi pada Jumat (11/9/2026) di kantor Kelurahan Baruga, Kota Kendari.
Khusus di Kelurahan Baruga, Bulog menyalurkan bantuan kepada 677 penerima dengan total 20.310 kilogram atau sekitar 20,3 ton beras. Sementara itu, secara keseluruhan di Kota Kendari, bantuan beras telah dialokasikan kepada 27.660 penerima dengan total mencapai 829.800 kilogram atau sekitar 829,8 ton.

Erdi menyebutkan, proses penyaluran bantuan tersebut masih terus berlangsung. Hingga saat ini, realisasi penyaluran telah mencapai sekitar 50 persen dan ditargetkan rampung pada akhir bulan.
Di tengah penyaluran bantuan, Erdi juga mengimbau masyarakat agar tidak panik terhadap ketersediaan beras. Masyarakat diminta tidak melakukan pembelian secara berlebihan karena stok beras Bulog masih dalam kondisi aman.
“Stok beras Bulog aman. Saat ini persediaan yang kita miliki masih sekitar 95 ribu ton dan penyerapan gabah dari petani juga terus dilakukan seiring dengan berlangsungnya panen di Konawe, Konawe Selatan, Bombana maupun Kolaka,” jelasnya.
Selain menjaga ketersediaan stok, Bulog Sultra terus menyerap hasil panen petani. Hingga saat ini, realisasi penyerapan gabah telah mencapai 174.527.214 kilogram atau sekitar 174 ribu ton.
Jumlah tersebut setara dengan sekitar 75 persen dari target penyerapan Bulog Sultra yang mencapai 233 ribu ton. Erdi optimistis target tersebut dapat terpenuhi hingga akhir tahun.
“Insyaallah, sampai akhir tahun target penyerapan tersebut dapat mencapai 100 persen. Kami berharap seluruh hasil panen petani dapat terus terserap sehingga ketersediaan beras tetap terjaga dan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi,” pungkasnya. (Red)













