Swarasultra.id, Kendari – Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara (Polda Sultra) menggenapi perjalanan pengabdiannya selama 30 tahun. Bertempat di Aula Dharana Lastarya, Rabu (16/9/2026), syukuran peringatan Hari Jadi ke-30 Polda Sultra berlangsung khidmat sekaligus menjadi ajang refleksi perjalanan panjang institusi sejak didirikan pada 16 September 1996.
Acara dipimpin langsung oleh Kapolda Sultra Irjen Pol. Dr. Himawan Bayu Aji, S.H., S.I.K., M.H., serta dihadiri Wakapolda Sultra Brigjen Pol. Budi Hermawan, S.I.K., para Pejabat Utama (PJU), Ketua Bhayangkari Daerah Sultra Ny. Ika Himawan, purnawirawan Polri, hingga warakawuri.
Dalam kegiatan itu Kapolda menyerahkan penghargaan kepada personel berprestasi di bidang penegakan hukum dan olahraga.
Selain itu, Kapolda bersama Ketua Bhayangkari Daerah Sultra menyerahkan souvenir kepada para purnawirawan Polri dan warakawuri.
Pemberian tersebut menjadi bentuk penghormatan dan apresiasi atas pengabdian serta kontribusi yang telah diberikan kepada institusi Polri, khususnya Polda Sultra.
Ketua Persatuan Purnawirawan Polri, Kombes Pol. (Purn.) Drs. H. Sarifuddin, S.H., M.H., mengatakan peringatan Hari Jadi ke-30 menjadi kesempatan untuk kembali mengenang proses pembentukan Polda Sultra tiga dekade lalu.
Menurutnya, sebagian purnawirawan yang hadir dalam kegiatan tersebut merupakan personel yang terlibat langsung dalam kepanitiaan pembentukan Polda Sultra.

“Pertemuan ini adalah refleksi untuk mengingat kembali 30 tahun yang lalu. Sebagian yang ada di sini terlibat langsung dalam kepanitiaan pembentukan Polda Sultra,” ungkapnya.
Selain itu, Kapolda menyampaikan permohonan maaf secara terbuka apabila pelayanan kepolisian selama ini belum sepenuhnya memenuhi ekspektasi masyarakat.
Irjen Pol. Himawan menekankan bahwa dinamika gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) saat ini jauh berbeda dibanding era 1990-an. Ia menegaskan pentingnya mewujudkan prinsip Polri Presisi yang responsif, profesional, dan humanis.
“Tiga puluh tahun mengajarkan kita bahwa setiap generasi personel harus mampu merawat apa yang telah diteruskan oleh para pendahulunya. Tugas kita hari ini adalah menjaganya untuk diteruskan kepada generasi berikutnya,” ujar Kapolda.
Kapolda juga menggarisbawahi bahwa pemeliharaan Harkamtibmas tidak bisa dilakukan sendirian oleh Polri. Sinergi lintas sektor bersama TNI, pemerintah daerah, insan pers, dan elemen masyarakat menjadi kunci utama menjaga kondusivitas wilayah Sulawesi Tenggara.
Memasuki usia baru ini, Polda Sultra menegaskan komitmen pengabdiannya melalui semangat tagline “JAGA BUMI ANOA”: Jaga Masyarakat, Jaga Wilayah, Jaga Lingkungan, Jaga Persatuan, dan Jaga Kepercayaan. (Red)













