HeadlineKota Kendari

Pimpin Upacara di SMAN 10 Kendari, Wakapolda Tekankan Bahaya Narkoba Bagi Pelajar

×

Pimpin Upacara di SMAN 10 Kendari, Wakapolda Tekankan Bahaya Narkoba Bagi Pelajar

Sebarkan artikel ini
Wakapolda Sultra Brigjen Budi Hermawan, memimpin langsung upacara bendera di SMAN 10 Kendari, dan mengedukasi tentang bahaya narkoba bagi pelajar. (Foto Dok Humas Polda Sultra)

Swarasultra.id, Kendari – Ada pemandangan yang berbeda di halaman SMAN 10 Kendari pada Senin (02/11/2026) pagi. Upacara bendera kali ini dipimpin langsung oleh Wakapolda Sulawesi Tenggara, Brigjen Pol. Budi Hermawan, S.I.K.

​Kehadiran orang nomor dua di jajaran Kepolisian Daerah Sultra ini bukan tanpa alasan. Melalui program Polisi Peduli Pendidikan (Polidik) yang merupakan bagian dari Quick Wins Kapolri, Wakapolda Sultra hadir secara khusus untuk bertatap muka dan memberikan edukasi langsung kepada ratusan siswa.

​Dalam amanatnya, Brigjen Pol. Budi Hermawan menekankan bahwa masa SMA adalah fondasi penting dalam menentukan arah masa depan bangsa. Oleh karena itu, ia mengajak para siswa untuk fokus belajar, membangun karakter positif, serta menjauhi segala bentuk perilaku menyimpang yang dapat menghancurkan cita-cita mereka.
​
Bahaya Narkoba jadi sorotan utama

​Dari berbagai pesan kamtibmas (keamanan dan ketertiban masyarakat) yang disampaikan, bahaya penyalahgunaan narkotika menjadi poin paling krusial yang mendapat perhatian serius.

​Wakapolda Sultra mengingatkan dengan tegas bahwa narkoba adalah musuh bersama yang tidak hanya merusak fisik dan mental, tetapi juga dapat menghancurkan masa depan seketika serta menjerat para pelajar ke dalam jerat hukum.

​”Jangan pernah coba-coba dengan narkoba. Sekali masuk, masa depan dan impian kalian bisa hancur seketika. Beranilah menolak segala bentuk ajakan yang negatif dan pandai-pandailah memilih pergaulan,” pesan Wakapolda kepada para siswa.

Wakapolda Sultra Brigjen Budi Hermawan, memimpin langsung upacara bendera di SMAN 10 Kendari, dan mengedukasi tentang bahaya narkoba bagi pelajar. (Foto Dok Humas Polda Sultra)

Program Polidik sendiri dirancang agar Polri bisa hadir lebih dekat dengan dunia pendidikan. Tujuannya bukan sekadar memberikan pembinaan, tetapi juga menanamkan kesadaran hukum serta nilai-nilai kedisiplinan sejak dini agar pelajar tumbuh menjadi generasi yang berintegritas dan bertanggung jawab.

Polda Sultra berharap kegiatan ini mampu menciptakan ekosistem sekolah yang aman, kondusif, dan bebas dari pengaruh negatif. Namun, keberhasilan ini tentu tidak bisa dicapai oleh kepolisian sendiri.

​Melalui semangat “Polisi Bersama Masyarakat,” pihak kepolisian turut mengajak para guru, orang tua, dan seluruh elemen masyarakat untuk terus berkolaborasi dalam mengawasi serta membimbing generasi muda Kendari agar senantiasa berada di jalur yang positif. (Red)

error: Content is protected !!