Swarasultra.id, Kendari – Program “Minggu Kasih” yang diinisiasi Kepolisian Republik Indonesia kembali hadir di tengah masyarakat. Kali ini, Direktorat Samapta (Dit Samapta) Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) menyambangi jemaat Gereja Toraja, Klasis Kalaena Tongkonan Kendari, Minggu (1/11/2026).
Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Dirsamapta Polda Sultra, Kombes Pol. Debby Asri Nugroho, S.H., S.I.K., ini tidak hanya menjadi sarana ibadah bersama, tetapi juga wadah strategis untuk memperkuat sinergi antara kepolisian dan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban (Harkamtibmas).
Di hadapan para jemaat, Kombes Debby menyampaikan pesan penting dan mendesak mengenai ancaman nyata penyalahgunaan narkotika. Ia menegaskan bahwa narkoba merupakan musuh bersama yang dapat merusak kesehatan fisik, kehidupan sosial, hingga masa depan generasi penerus bangsa.

“Narkoba adalah ancaman nyata bagi masa depan anak-anak dan generasi muda kita. Mari kita bersama-sama meningkatkan kepedulian di lingkungan sekitar, dimulai dari unit terkecil yaitu keluarga, untuk mencegah masuknya barang haram ini,” ujar Kombes Pol. Debby di sela-sela kegiatan.
Selain memberikan edukasi bahaya narkoba, kegiatan ini juga dimanfaatkan sebagai ruang dialog terbuka. Polisi mendengarkan berbagai aspirasi serta masukan dari masyarakat terkait situasi kamtibmas di wilayah Kendari.
Dalam kesempatan tersebut, pihak kepolisian turut mengimbau masyarakat agar tidak ragu untuk segera melapor kepada aparat berwenang apabila menemukan aktivitas yang mencurigakan terkait peredaran gelap narkotika di lingkungan tempat tinggal mereka.
Komitmen Polisi bersama Masyarakat
Kegiatan Minggu Kasih yang berlangsung sejak pukul 08.00 Wita ini berjalan dengan aman, hangat, dan kondusif. Melalui langkah preventif seperti ini, Polda Sultra terus memperkuat komitmen “Polisi Bersama Masyarakat” guna membangun kedekatan emosional, meningkatkan kepercayaan publik, serta mewujudkan Sulawesi Tenggara yang aman, harmonis, dan bebas dari narkoba. (Red)













