Swarasultra.id, Kendari – Gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 3,3 mengguncang Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), Minggu (8/11/2026) dini hari. Getaran gempa dirasakan masyarakat hingga ke dalam rumah.
Berdasarkan hasil analisis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa terjadi sekitar pukul 02.54 Wita. Pusat gempa berada di darat, sekitar 20 kilometer timur laut Kota Kendari, pada kedalaman 5 kilometer.
Secara geografis, episenter gempa berada pada koordinat 4,01 Lintang Selatan (LS) dan 122,69 Bujur Timur (BT). BMKG menjelaskan, gempa tersebut tergolong gempa dangkal yang dipicu aktivitas Sesar Kendari Segmen North.
Berdasarkan estimasi peta guncangan (shakemap) dan laporan masyarakat, gempa dirasakan di wilayah Kota Kendari dengan intensitas III MMI. Pada skala tersebut, getaran terasa nyata di dalam rumah, bahkan menyerupai sensasi ketika ada truk besar yang melintas.
Meski getarannya dirasakan masyarakat, hingga laporan BMKG diterbitkan belum ada informasi mengenai kerusakan bangunan maupun dampak lainnya akibat gempa tersebut. BMKG juga mencatat belum terjadi gempa susulan (aftershock) hingga pukul 04.55 Wita.
Kepala Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah IV Makassar, Dr. Nasrol Adil, S.Si., MT, mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum jelas sumbernya.
Masyarakat diminta mengikuti perkembangan informasi gempa bumi melalui kanal resmi BMKG, yakni media sosial @infoBMKG, situs www.bmkg.go.id dan inatews.bmkg.go.id, Telegram InaTEWS BMKG, serta aplikasi Info BMKG dan WRS-BMKG.
BMKG menegaskan, informasi resmi terkait aktivitas gempa bumi hanya disampaikan melalui kanal komunikasi yang telah terverifikasi. (Red)












