Swarasultra.id, Kendari – Kapolresta Kendari Kombes Pol. Safi’i Nafsikin, S.H., S.I.K., M.H., turun langsung mendengarkan berbagai keluhan dan aspirasi masyarakat Kelurahan Kandai, Kecamatan Kendari, terkait persoalan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Aspirasi tersebut disampaikan warga dalam kegiatan Kumpul Bersama Masyarakat yang digelar Polresta Kendari di Kantor Lurah Kandai, Rabu (4/11/2026).
Kegiatan yang berlangsung pukul 09.00 hingga 10.35 Wita itu turut dihadiri sejumlah pejabat utama Polresta Kendari, Kapolsek Kendari, Camat Kendari Budi Utomo, S.Pi., M.Si., Lurah Kandai Salahudin, S.Si., para ketua RT/RW, serta masyarakat setempat.
Dalam dialog tersebut, warga menyampaikan sejumlah persoalan yang selama ini mengganggu keamanan dan kenyamanan lingkungan. Di antaranya, maraknya pencurian kendaraan bermotor dan sepeda, penggunaan knalpot brong, pencurian ayam, hingga berbagai gangguan kamtibmas lainnya.
Salah satu aspirasi yang mengemuka adalah usulan pemasangan kamera pengawas atau CCTV di sejumlah titik rawan untuk membantu mencegah tindak pencurian sekaligus memudahkan pengawasan lingkungan.
Menanggapi usulan tersebut, Kapolresta Kendari mengungkapkan bahwa rencana pemasangan CCTV di 50 titik telah diagendakan untuk dibahas bersama Kapolda Sultra dan Wali Kota Kendari.
Menurutnya, pemasangan kamera pengawas di lokasi strategis diharapkan dapat meningkatkan pengawasan sekaligus mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan.
Sementara itu, terkait keluhan penggunaan knalpot brong yang mengganggu kenyamanan masyarakat, Polresta Kendari akan meningkatkan patroli dan penertiban terhadap kendaraan yang menggunakan knalpot tidak sesuai ketentuan.
Polisi juga akan memberikan imbauan kepada para pengendara agar mematuhi aturan lalu lintas dan tidak mengganggu ketertiban umum.
Kapolresta Kendari juga merespons laporan pencurian ayam dan sejumlah tindak pencurian lainnya. Pihaknya akan meningkatkan patroli Tim Buser, khususnya di lokasi dan waktu yang dinilai rawan terjadi tindak kriminalitas.
Selain langkah kepolisian, Safi’i mengajak masyarakat untuk kembali mengaktifkan Pos Keamanan Lingkungan (Pos Kamling). Menurutnya, keterlibatan warga sangat penting dalam mendukung upaya pencegahan kejahatan di lingkungan masing-masing.
Persoalan lain yang turut disampaikan warga adalah adanya pembuangan oli bekas di badan jalan. Kondisi tersebut menyebabkan permukaan jalan menjadi licin dan berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan.
Menanggapi laporan itu, Kapolsek Kendari akan menindaklanjutinya melalui penyelidikan untuk mengetahui pihak yang bertanggung jawab. Dalam kesempatan tersebut, Kapolresta Kendari juga mengingatkan masyarakat agar tidak ragu melaporkan setiap kejadian maupun informasi terkait gangguan keamanan melalui layanan Call Center 110.
Kegiatan berlangsung interaktif melalui sesi dialog dan tanya jawab. Warga diberikan kesempatan menyampaikan persoalan secara langsung sekaligus mendapatkan tanggapan dari jajaran kepolisian. Suasana kegiatan semakin akrab dengan adanya kuis yang dipandu Kasat Reskrim Polresta Kendari, sebelum ditutup dengan sesi foto bersama.
Melalui kegiatan Kumpul Bersama Masyarakat, Polresta Kendari berharap komunikasi dan sinergi antara kepolisian, pemerintah setempat, dan masyarakat semakin kuat. Dengan komunikasi langsung tersebut, berbagai persoalan keamanan di lingkungan masyarakat diharapkan dapat segera diketahui dan ditindaklanjuti melalui langkah nyata serta kerja sama semua pihak. (Red)













