HeadlineKota Kendari

Krisis Air di Gunung Jati, Polsek Kendari Salurkan 10 Tandon untuk 125 KK

×

Krisis Air di Gunung Jati, Polsek Kendari Salurkan 10 Tandon untuk 125 KK

Sebarkan artikel ini
Kapolsek Kendari AKP Ansar Ali SH memimpin langsung penyaluran air bersih sebanyak 10 tandon untuk 125 kepala keluarga di Kelurahan Gunung Jati. (Foto Dok Humas Polresta Kendari)

Swarasultra.id, Kendari – Kekeringan yang melanda Kelurahan Gunung Jati, Kecamatan Kendari, Kota Kendari, membuat warga kesulitan mendapatkan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.

Merespons kondisi tersebut, Kepolisian Sektor (Polsek) Kendari, Polresta Kendari, menyalurkan bantuan 10 tandon air bersih kepada warga di wilayah tersebut, Jumat (2/10/2026).

Bantuan itu disalurkan ke sejumlah titik di Lorong Timur, RT 2 dan RT 3 Kelurahan Gunung Jati, dan diperkirakan membantu memenuhi kebutuhan air sekitar 125 kepala keluarga (KK).

Kapolsek Kendari AKP Ansar Ali, S.H. bersama sejumlah personel turun langsung dalam penyaluran bantuan yang berlangsung pukul 10.30 hingga 12.00 Wita.

Ansar mengatakan, bantuan tersebut diberikan karena kondisi kekeringan di Gunung Jati cukup parah. Warga setempat, kata dia, tidak memiliki akses sumur bor maupun jaringan air PDAM sehingga selama ini mengandalkan sumber air dari kawasan pegunungan.

“Kondisinya sudah kering sekali. Mereka tidak ada sumur bor atau sumur gali. Selama ini hanya mengandalkan air dari sungai atau mata air di gunung, sementara sekarang sumber airnya juga sudah kering,” ujar Ansar.

Menurutnya, kondisi serupa pernah terjadi pada 2004 dan kembali dirasakan warga tahun ini. Keterbatasan sumber air membuat warga harus membeli air dengan harga yang lebih mahal karena akses menuju permukiman di kawasan pegunungan cukup sulit.

Ansar menyebut harga air yang dibeli warga Gunung Jati bagian bawah berkisar Rp60 ribu hingga Rp70 ribu per tandon. Namun, biaya tersebut dapat mencapai sekitar Rp100 ribu hingga Rp120 ribu ketika air harus diangkut ke kawasan atas Gunung Jati.

“Makanya kami membantu menyuplai air bersih. Kalau memang masih dibutuhkan, satu-dua hari ke depan akan kami upayakan untuk kembali menyuplai air ke Gunung Jati,” katanya.

Dalam penyaluran tersebut, warga datang membawa ember, drum, dan wadah air lainnya untuk diisi dari tandon yang telah disediakan.

Selain menyalurkan bantuan, Kapolsek Kendari juga berdialog langsung dengan warga untuk mengetahui kondisi dan kebutuhan mereka akibat kekurangan air bersih.

Kapolsek Kendari AKP Ansar Ali SH memimpin langsung penyaluran air bersih sebanyak 10 tandon untuk 125 kepala keluarga di Kelurahan Gunung Jati. (Foto Dok Humas Polresta Kendari)

Ansar mengatakan, pihaknya juga akan melakukan pemantauan terhadap wilayah lain yang berpotensi mengalami kondisi serupa, termasuk Kelurahan Mangga Dua dan Purirano. Namun, penyaluran bantuan diprioritaskan terlebih dahulu di wilayah yang dinilai paling membutuhkan dan berada di sekitar wilayah pelayanan Polsek Kendari.

Lurah Gunung Jati Hikmah Sakti Aris menyambut baik bantuan tersebut. Mereka menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada jajaran Polsek Kendari karena bantuan air bersih dinilai sangat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari di tengah kondisi kekeringan.

Ia mengatakan bahwa kesulitan air bersih yang disebabkan kekeringan telah terjadi sejak bulan September tahun ini. Akhirnya ia selalu lurah bersurat ke Kapolresta Kendari untuk meminta bantuan air bersih tersebut.

“Sebelumnya sudah ada bantuan dari kementerian PUPR bekerjasama dengan BPBD Kota Kendari, dan sekarang dibantu dari Polsek Kendari setelah kami bersurat ke Kapolresta Kendari,” ujarnya.

Penyaluran bantuan ini sekaligus menjadi bentuk kepedulian Polsek Kendari terhadap kebutuhan dasar masyarakat, khususnya warga yang terdampak langsung akibat terbatasnya akses air bersih. (Red)

error: Content is protected !!