Swarasultra.id, Kendari – Komitmen mendorong pertumbuhan ekonomi daerah kembali ditunjukkan melalui gelaran tahunan Sultra Maimo. Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, ajang yang diinisiasi oleh Bank Indonesia (BI) bekerja sama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) serta Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan (FKIJK) ini terasa lebih istimewa karena untuk pertama kalinya digelar dua kali dalam setahun pada 2026.
Festival Kuliner Sultra Maimo 2026 mengangkat tema UMKM Digital, Inklusif dan berdaya saing dirangkaikan dengan kegiatan Finance, Sport and Art (FinSport) 2026 resmi dibuka di The Park Mall Kendari, Minggu (2/8/2026). Kegiatan yang berlangsung hingga 9 Agustus 2026 ini dibuka secara resmi oleh Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran.
Kegiatan ini menjadi momentum memperkuat sinergi antara regulator, perbankan, dan pemerintah daerah. Sebanyak 40 lembaga perbankan di Kota Kendari yang bernaung di bawah FKIJK turut mengambil peran aktif dalam menyukseskan gelaran ini.
Walikota Kendari menyampaikan apresiasi kepada Bank Indonesia perwakilan Sulawesi Tenggara yang kembali mempercayakan kota Kendari sebagai tuan rumah pelaksanaan Sultra Maimo 2026.
“Hari ini kita sama-sama membuka kegiatan Sutra Maimo, yang mana tujuannya untuk meningkatkan perekonomian daerah khususnya kita di kota Kendari,” kata Siska Karina Imran saat diwawancarai usai pembukaan Sultra Maimo, Minggu (2/8/2026).
Ia menilai kegiatan tersebut memberikan manfaat besar bagi pengembangan ekonomi daerah. Kehadiran puluhan pelaku UMKM dari Sulawesi Tenggara maupun luar daerah menjadi bukti bahwa Festival Kuliner Sultra Maimo telah berkembang menjadi wadah promosi sekaligus memperluas jaringan pemasaran produk lokal.
“Dalam kegiatan ini ada banyak jenis-jenis yang tentu sangat memberikan benefit terutama kepada daerah kita tercinta Kota Kendari dalam upaya tumbuh kembang perekonomian terbukti bahwa dengan hadirnya 30 tenan lokal UMKM lokal kita yang seperti kita lihat di belakang dan juga bahkan sudah sampai nasional karena hadir 20 UMKM nasional di Kota Kendari,” ujarnya.
Pemerintah Kota Kendari, lanjut Siska, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bank Indonesia, OJK, serta seluruh perbankan yang terus konsisten menghadirkan inovasi dan program berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Sulawesi Tenggara, Edwin Permadi, menegaskan bahwa kegiatan Sultra Maimo merupakan bukti nyata komitmen sektor perbankan dan FKIJK untuk terus berjalan beriringan dengan Pemerintah Kota Kendari maupun Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara.

“Kegiatan ini adalah bukti komitmen rekan-rekan perbankan dan FKIJK untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah, demi membawa kemajuan dan mengharumkan nama besar Kota Kendari yang kita cintai,” ungkap Edwin.
Melalui festival ini, Bank Indonesia menyediakan ruang promosi dan kolaborasi bagi pelaku UMKM kuliner lokal dan perwakilan coffee shop Sulawesi Tenggara untuk menampilkan produk unggulan serta menyajikan beragam kuliner lokal/ khas daerah sebagai wujud kekayaan budaya dan identitas lokal,” katanya.
Upaya ini diharapkan dapat semakin memperkenalkan cita rasa khas Sulawesi Tenggara kepada masyarakat luas, mengingat kuliner lokal merupakan salah satu daya tarik penting dalam mendukung pengem bangan sektor pariwisata daerah. Selain itu, festival ini juga menjadi wadah bagi pelaku usaha untuk memperluas jejaring bisnis, serta membuka peluang kemitraan baru. Kehadiran berbagai UMKM kuliner unggulan Nusantara turut menjadi sarana berbagi pengalaman, inspirasi, dan praktik terbaik dalam mendorong inovasi, peningkatan kualitas produk, serta daya saing UMKM Sulawesi Tenggara.
“Bank Indonesia juga terus berkomitmen memperluas penggunaan pembayaran digital melalui QRIS, memperkuat perlindungan konsumen, serta meningkatkan edukasi Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah,” tukasnya.
Padukan Olahraga dan Ekonomi
Suasana Sultra Maimo tahun ini terasa makin meriah dan inklusif dengan menyatukan agenda pembukaan Sultra Maimo dengan gelaran kompetisi olahraga daerah (Tim Flora). Karena seluruh rangkaian acara berlokasi di Kendari, penyatuan dua kegiatan besar ini berhasil menarik antusiasme warga yang jauh lebih masif.
Di tempat yang sama Kepala OJK Sultra, Bismi Maulana Nugraha yang juga Ketua FKIJK mengatakan sinergi yang terbangun antara Bank Indonesia, OJK, FKIJK dan industri perbankan menjadi modal penting dalam memperkuat stabilitas sektor jasa keuangan sekaligus memberikan dampak nyata terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.
Geliat UMKM Lokal hingga Pasar Nasional
Sultra Maimo tak sekadar menjadi wadah silaturahmi industri keuangan, tetapi juga motor penggerak ekonomi mikro. Dampak instan dari gelaran ini terlihat dari hadirnya puluhan pelaku usaha yang memamerkan produk-produk unggulannya.
Sebanyak 30 tenan UMKM lokal ikut dalam Festival Kuliner Sultra Maimo 2026 menampilkan aneka produk unggulan khas Sulawesi Tenggara yang siap menyerap daya beli masyarakat. Sementara 20 UMKM berkaliber nasional turut meramaikan ajang ini, sebagai bukti bahwa Kota Kendari kian diperhitungkan sebagai panggung potensi ekonomi berskala nasional.
Adapun kegiatan yang akan meramaikan kegiatan Sultra Maimo 2026 di antaranya Kompetisi UMKM Bisnis Sirkular, Business Matching Pembiayaan, Festival Kuliner, Fashion Show Wastra, Talkshow Kopi, Lomba Mewarnai Tematik CBP Rupiah, Booth Kopi, Talkshow Inovasi QRIS dan Perlindungan Konsumen, Festival Musik dan Sultra Investment Forum. (Red)













