HeadlineSultra

Edukasi Sejak Dini, Ditlantas Polda Sultra Kenalkan Tertib Lalu Lintas ke Anak TK Presiden

×

Edukasi Sejak Dini, Ditlantas Polda Sultra Kenalkan Tertib Lalu Lintas ke Anak TK Presiden

Sebarkan artikel ini
Petugas lalulintas Polda Sultra mengenal tata tertib dan keselamatan berlalu lintas sejak dini ke sejumlah anak TK Presiden di Kendari. (Foto Dok Humas Polda Sultra)

Swarasultra.id, Kendari – Anak-anak TK Presiden, Kecamatan Baruga, Kendari, mengikuti outing class bersama anggota direktorat lalu lintas Polda Sulawesi Tenggara, Selasa (29/9/2026). Mereka dikenalkan dengan rambu lalu lintas dan berbagai aturan keselamatan di jalan sejak usia dini.

Dalam kegiatan tersebut, siswa diajak memahami perilaku tertib berlalu lintas, penggunaan helm dan sabuk pengaman, serta mengenal kelengkapan berkendara seperti Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK).

Kegiatan ini juga menjadi sarana membangun kedekatan antara anak-anak dan polisi. Kepala TK Presiden, Eca Hamsah, S.Pd., mengatakan pendekatan yang ramah dan menyenangkan diharapkan dapat menghilangkan rasa takut anak terhadap polisi.

“Tujuan utamanya mengenalkan rambu-rambu lalu lintas sekaligus menghilangkan rasa takut anak-anak terhadap polisi. Masih ada anak yang takut, bahkan ada yang awalnya tidak mau ikut kegiatan,” ujar Eca.

Menurut Eca, edukasi secara langsung membantu anak memahami bahwa polisi hadir untuk melindungi dan membantu masyarakat. Ia berharap kegiatan serupa dapat dilakukan secara rutin di sekolah untuk membentuk kebiasaan tertib dan aman di jalan.

Salah satu hal yang ditekankan adalah pentingnya penggunaan helm saat anak dibonceng sepeda motor. Anak-anak diberi pemahaman bahwa helm berfungsi melindungi kepala dari risiko cedera ketika terjadi kecelakaan.

Pihak sekolah juga mengusulkan penambahan fasilitas keselamatan di depan sekolah, seperti zebra cross dan rambu lalu lintas. Fasilitas tersebut dinilai penting untuk membantu menjaga keselamatan siswa dan orang tua, terutama saat jam antar-jemput.

Sejumlah anak TK Presiden di Kendari. (Foto Dok Humas Polda Sultra)

“Kami berharap ada zebra cross dan rambu-rambu lalu lintas di depan sekolah. Untuk membuat fasilitas tersebut, sekolah tentu harus berkoordinasi dengan pihak yang memiliki kewenangan,” katanya.

Orang tua siswa, Rima, menilai edukasi langsung seperti ini lebih mudah dipahami anak. Ia juga melihat perubahan sikap siswa terhadap polisi yang sebelumnya takut menjadi lebih terbuka dan menganggap polisi sebagai sosok yang bersahabat.

Melalui kegiatan tersebut, sekolah, orang tua, dan kepolisian mendorong agar edukasi keselamatan tidak berhenti di ruang belajar, tetapi diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Outing class ini sekaligus menjadi bagian dari upaya menanamkan budaya tertib lalu lintas sekaligus membangun hubungan positif antara anak-anak dan kepolisian sejak usia dini. (Red)

error: Content is protected !!