Swarasultra.id, Kolaka – Upaya memperkuat kemandirian dan ketahanan pangan masyarakat di Kabupaten Kolaka didorong melalui kolaborasi Bank Indonesia (BI) Sulawesi Tenggara bersama pemerintah daerah dan Generasi Baru Indonesia (GenBI) USN Kolaka. Kolaborasi tersebut diwujudkan melalui kegiatan literasi ketahanan pangan bertajuk GENBI GROW (GenBI Resilience Organic Way) yang digelar pada Sabtu–Minggu (26–27/9/2026).
Kegiatan ini juga mendorong kemandirian pangan masyarakat melalui pemanfaatan pekarangan rumah sebagai lahan produktif.
Kegiatan ini melibatkan lebih dari 200 peserta, mulai dari pelajar, mahasiswa hingga ibu-ibu PKK.
BI Sultra dan GenBI berkolaborasi dengan Dinas Ketahanan Pangan serta Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Kolaka dalam memberikan edukasi dan praktik budidaya tanaman hortikultura, seperti cabai, tomat, bayam dan kangkung.
Peserta juga mendapat edukasi pengelolaan limbah organik rumah tangga melalui praktik pembuatan eco-enzyme. Dalam kesempatan itu, panitia membagikan bibit cabai untuk mendorong peserta melanjutkan budidaya pangan di lingkungan rumah masing-masing.
Kegiatan tersebut juga dirangkai dengan literasi kebanksentralan dari Bank Indonesia, GenBI USN Kolaka, dan Pemkab Kolaka.
Asisten Analis Seksi Kehumasan Bank Indonesia Sulawesi Tenggara, Muhammad Ashar, menjadi narasumber dalam kegiatan tersebut.
Ia memberikan materi yang mencakup Cinta, Bangga, Paham Rupiah (CBP Rupiah), QRIS, serta pelindungan konsumen dalam transaksi keuangan.
Melalui GENBI GROW, kolaborasi mahasiswa, pemerintah daerah, Bank Indonesia dan masyarakat diharapkan dapat memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kepedulian lingkungan dan literasi masyarakat secara berkelanjutan.(Red)













