Swarasultra.id, Kendari – PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi terus bergerak aktif memperkuat sinergi dengan aparat penegak hukum guna memastikan penyaluran energi ke masyarakat berjalan lancar dan transparan. Langkah strategis ini diwujudkan melalui agenda audiensi dan silaturahmi dengan Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Tenggara (Sultra) di Kantor Kejati Sultra baru-baru ini.
Pertemuan tersebut dipimpin langsung oleh Executive General Manager (EGM) Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Deny Sukendar, bersama jajaran manajemen. Kehadiran para pimpinan Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi ini disambut hangat oleh Kepala Kejati Sultra, Dr. Sugeng Riyanta, S.H., M.H.
Dalam suasana yang hangat kedua pihak membahas berbagai isu strategis. Fokus utama obrolan ini adalah penguatan tata kelola perusahaan (Good Corporate Governance), dukungan terhadap program pemerintah, pengamanan kepentingan negara, hingga memastikan distribusi energi di wilayah Bumi Anoa tetap aman, tertib, dan akuntabel.
Kepala Kejati Sultra, Dr. Sugeng Riyanta, menegaskan bahwa kejaksaan siap mengambil peran strategis demi kelancaran program pembangunan nasional, baik melalui fungsi Intelijen maupun Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun).
“Sinergi antarlembaga ini penting untuk mengamankan kepentingan negara dan mendorong tata kelola yang baik di sektor energi. Ke depan, kerja sama seperti pendampingan hukum, pertimbangan hukum, hingga upaya pencegahan potensi masalah hukum akan terus kami optimalkan,” ujar Sugeng.
Komitmen Pertamina pada Prinsip GCG
Merespons dukungan tersebut, EGM Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Deny Sukendar, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya. Bagi Pertamina, komunikasi yang solid dengan penegak hukum adalah pilar penting dalam operasional bisnis mereka.

“Kami terus berkomitmen menjalankan operasional dengan mengedepankan prinsip Good Corporate Governance (GCG). Audiensi ini menyelaraskan pemahaman kita demi pelayanan energi yang aman, andal, dan sesuai aturan bagi masyarakat Sultra,” kata Deny.
Senada dengan Deny, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, menilai pertemuan ini memberikan ruang diskusi yang sangat konstruktif. Masukan dari pihak Kejati Sultra dinilai menjadi modal berharga bagi perusahaan.
“Masukan dari Kejati Sultra sangat penting bagi kami untuk menjaga tata kelola yang baik. Kami berharap koordinasi ini membuat operasional Pertamina semakin transparan dan akuntabel,” pungkas Lilik.
Melalui komitmen kolaborasi yang berkelanjutan ini, Pertamina Patra Niaga berharap rantai pasok pasokan energi di Sulawesi Tenggara tidak hanya berjalan aman dan lancar, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi yang optimal bagi masyarakat luas. (Red)













