Swarasultra.id, Kendari – Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Buton Selatan tahun anggaran 2026 resmi dimulai. Kepala Biro SDM Polda Sultra, Kombes Pol. Dr. Arief Fitrianto, membuka langsung Assessment Center di Polda Sultra, Rabu (24/6/2026), guna memastikan proses penyaringan berjalan objektif dan bebas intervensi.
Kegiatan assessment tersebut akan berlangsung selama dua hari, mulai 24 hingga 25 Juni 2026, sebagai bagian dari tahapan seleksi terbuka pengisian sejumlah jabatan pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Buton Selatan. Pelaksanaan assessment center ini merupakan tindak lanjut dari proses seleksi terbuka yang telah dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Buton Selatan untuk menjaring pejabat yang memiliki kompetensi, integritas, dan kapasitas kepemimpinan terbaik.
Sebanyak 54 peserta mengikuti tahapan assessment yang meliputi berbagai metode pengukuran kompetensi, antara lain In-Tray Exercise, Leaderless Group Discussion (LGD), Behavior Event Interview (BEI), dan Psikometri, yang dilaksanakan oleh asesor bersertifikat dari SSDM Polri. Tahapan assessment tersebut merupakan bagian dari proses seleksi terbuka pengisian jabatan strategis di lingkungan Pemerintah Kabupaten Buton Selatan.
Turut hadir dalam kegiatan pembukaan tersebut, Bupati Buton Selatan Muhammad Adios, Assessor SDM Kepolisian Madya Tk. III SSDM Polri Sarpani, Asesor SDM Aparatur Ahli Madya SSDM Polri M. Sukardono, pejabat Pemerintah Kabupaten Buton Selatan, serta tim asesor Polri Polda Sultra.
Dalam sambutan Kapolda Sultra yang dibacakan Karo SDM Polda Sultra, menegaskan bahwa Assessment Center merupakan instrumen yang objektif dan terukur untuk menilai kompetensi manajerial, sosial kultural, serta potensi kepemimpinan para peserta seleksi.
“Assessment Center bukan sekadar proses seleksi, tetapi merupakan upaya untuk memastikan bahwa jabatan strategis diisi oleh figur-figur yang memiliki kompetensi, integritas, dan kemampuan kepemimpinan yang sesuai dengan tuntutan organisasi serta kebutuhan masyarakat,” ujar Karo SDM Polda Sultra.
Sementara itu, Bupati Buton Selatan H. Muhammad Adios, S.Sos., MBA dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Polda Sulawesi Tenggara, khususnya Assessment Center SSDM Polri dan SDM Polda Sultra yang telah memberikan dukungan dalam pelaksanaan seleksi terbuka JPT Pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Buton Selatan.
Menurutnya, proses seleksi yang dilaksanakan melalui assessment center merupakan wujud nyata penerapan sistem merit dalam manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN), sehingga jabatan strategis di lingkungan pemerintah daerah dapat diisi oleh aparatur yang memiliki kompetensi, integritas, dan kapasitas kepemimpinan yang mumpuni.

“Pemerintah Kabupaten Buton Selatan berkomitmen untuk menghadirkan birokrasi yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik. Oleh karena itu, proses seleksi ini harus dilaksanakan secara objektif, transparan, dan bebas dari intervensi agar menghasilkan pejabat yang benar-benar berkualitas dan mampu menjawab tantangan pembangunan daerah,” ungkap Bupati Adios.
Bupati Busel juga berharap seluruh peserta dapat mengikuti setiap tahapan assessment dengan sungguh-sungguh dan menunjukkan kemampuan terbaik yang dimiliki.
“Saya mengajak seluruh peserta untuk memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya. Tunjukkan kompetensi, pengalaman, serta kapasitas kepemimpinan yang dimiliki. Jabatan bukan sekadar kedudukan, tetapi amanah yang harus dipertanggungjawabkan,” tambahnya.
Melalui pelaksanaan Assessment Center ini, diharapkan akan terpilih pejabat pimpinan tinggi pratama yang mampu membawa perubahan positif, meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan, serta mendukung percepatan pembangunan dan pelayanan publik di Kabupaten Buton Selatan. (Red)













