Swarasultra.id, Kendari – Ditlantas Polda Sulawesi Tenggara resmi meluncurkan SIGAP ANOA, sebuah sistem yang mengintegrasikan pemantauan lalu lintas, informasi kejadian, analitik, hingga pergerakan patroli dalam satu platform.
SIGAP ANOA merupakan singkatan dari Sistem Integrasi Geospasial, Analitik, dan Patroli. Sistem ini dikembangkan untuk membantu polisi memantau situasi lalu lintas dan merespons kejadian di lapangan dengan lebih cepat dan terkoordinasi.
Melalui sistem tersebut, berbagai informasi seperti kamera CCTV, lokasi kejadian, kondisi lalu lintas, serta posisi dan status personel patroli dapat ditampilkan secara terintegrasi.
Kapolda Sulawesi Tenggara Irjen Pol. Dr. Himawan Bayu Aji mengatakan, pemanfaatan teknologi menjadi bagian penting dalam mendukung tugas kepolisian, terutama dalam mempercepat respons dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
“Pemanfaatan teknologi harus memberikan manfaat nyata dalam mendukung pelaksanaan tugas, terutama dalam mempercepat respons dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” tegasnya.
Sementara itu, Dirlantas Polda Sultra Kombes Pol. Argowiyono menjelaskan, SIGAP ANOA dikembangkan dengan konsep “One Map, One Dashboard, One Command”.
Konsep tersebut memungkinkan informasi mengenai CCTV, kejadian, kondisi lalu lintas, dan patroli dipantau melalui satu sistem.
“Melalui SIGAP ANOA, informasi yang masuk dapat dipetakan berdasarkan lokasi dan jenis kejadian, kemudian menjadi dasar untuk menentukan patroli terdekat, melakukan dispatch, serta memantau proses penanganan hingga selesai,” jelasnya.
Menurutnya, sistem ini mendukung seluruh tahapan operasional, mulai dari monitoring, verifikasi, pembuatan laporan kejadian, penentuan patroli terdekat, dispatch, respons, penanganan, hingga evaluasi.
Dengan alur tersebut, informasi yang sebelumnya tersebar di berbagai sumber dapat dihimpun dan digunakan sebagai dasar untuk mendukung pengambilan keputusan di lapangan. Pengembangan SIGAP ANOA juga akan diarahkan untuk memperluas jangkauan pemantauan di sejumlah titik strategis.
Sumber CCTV yang diintegrasikan tidak hanya berasal dari Ditlantas, tetapi juga dapat mencakup kamera milik instansi terkait, kawasan bandara, pelabuhan, serta sumber lain yang telah disepakati.
Peluncuran SIGAP ANOA menjadi bagian dari langkah Ditlantas Polda Sultra dalam memperkuat transformasi digital pelayanan lalu lintas.
Melalui sistem ini, pemantauan kondisi lalu lintas, informasi kejadian, analitik, dan respons patroli diharapkan dapat berjalan lebih terintegrasi dalam satu sistem operasional. (Red)













