Swarasultra.id, Jakarta – Sebanyak 1.215 pelajar SMA/sederajat dari seluruh Indonesia, mengikuti Astra Honda Motor Best Student (AHM Best Student) 2026 dengan menghadirkan inovasi untuk menjawab persoalan di masyarakat. Inovasi deterjen ramah lingkungan berbahan alami karya Yazid Alfata dari SMA Fatih Bilingual School, Aceh, berhasil meraih predikat Gold sebagai pemenang utama.
Yazid mengembangkan LeraWash, biodeterjen berbahan lerak dan daun waru yang dikemas menggunakan bioplastik berbahan rumput laut yang dapat terurai secara hayati. Inovasi ini menjadi alternatif deterjen sintetis untuk membantu mengurangi potensi pencemaran perairan.
Mengusung tema “Gen Z Berkarya, Indonesia Berdaya”, AHM Best Student 2026 mendorong generasi muda mengembangkan kreativitas dan inovasi yang berdampak positif bagi masyarakat serta mendukung pembangunan berkelanjutan.
Dari seluruh peserta, 27 finalis terbaik melaju ke tingkat nasional setelah melewati seleksi regional. Pengumuman pemenang berlangsung dalam rangkaian Webinar Inspiratif dan Awarding pada 21 Oktober 2026.
Predikat Silver diraih Fajrin Al Majid dari SMAN Sumatera Selatan melalui Smart Pest Control, sistem pertanian presisi berbasis kecerdasan buatan (AI) dan Internet of Things (IoT) untuk membantu pengendalian hama. Sementara itu, predikat Bronze diraih Muhammad Hatan Fahlady dari SMAN 3 Yogyakarta melalui KALARESIK, inovasi pengolahan limbah ban dan tekstil menjadi produk bernilai ekonomi, seperti dompet dan tas.
General Manager Corporate Communication AHM, Rina Listiani, mengatakan AHM Best Student merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung generasi muda yang inovatif, adaptif, berpikir kritis, dan peduli terhadap masyarakat.

“Melalui AHM Best Student, kami ingin mendukung talenta muda dengan memberikan ruang untuk berani menyampaikan gagasan, mengembangkan inovasi, dan menumbuhkan kepedulian terhadap masyarakat. Kami berharap karya yang dihasilkan tidak berhenti dalam kompetisi, tetapi terus dikembangkan agar berpotensi memberikan manfaat yang lebih luas dan berkelanjutan,” ujar Rina.
Selain berkompetisi, para finalis mendapatkan pembekalan melalui program bootcamp dan webinar inspiratif mengenai pemanfaatan AI secara bertanggung jawab, kepemimpinan, pengembangan potensi diri, serta penguatan kompetensi.
Sebagai apresiasi, pemenang Gold memperoleh beasiswa pendidikan Rp5 juta dan satu unit notebook, pemenang Silver menerima Rp3 juta dan satu unit notebook, sedangkan pemenang Bronze mendapatkan Rp2 juta dan satu unit notebook.
Sebanyak 24 finalis lainnya masing-masing memperoleh beasiswa Rp1 juta dan sertifikat penghargaan. Melalui program ini, AHM berharap semakin banyak pelajar mampu mengembangkan gagasan kreatif menjadi inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat dan mendukung masa depan Indonesia yang berkelanjutan. (Red)













