Swarasultra.id, Gowa – Astra Motor Sulawesi Selatan (Asmo Sulsel) kembali menggelar edukasi safety riding bagi kalangan pelajar, kali ini menyasar siswa-siswi SMAN 8 Gowa. Kegiatan yang berlangsung pada Selasa, 21 April 2026 ini diikuti oleh kurang lebih 40 siswa dengan antusiasme yang tinggi.
Edukasi ini menjadi bagian dari sinergi antara Asmo Sulsel dengan Polres Gowa, yang diwakili oleh Unit Kamsel beserta Kanitnya. Kolaborasi ini bertujuan untuk menanamkan kesadaran akan pentingnya keselamatan berkendara sejak usia pelajar, sebagai upaya menekan angka kecelakaan di jalan raya.
Edukasi ini dipandu oleh Wanny selaku instruktur safety riding Asmo Sulsel. Ia menyampaikan berbagai materi penting yang dapat menjadi bekal awal bagi para siswa sebelum nantinya menjadi pengendara aktif di jalan raya.
Wanny menjelaskan bahwa penggunaan perlengkapan berkendara yang lengkap merupakan hal mendasar yang tidak boleh diabaikan. Ia menekankan pentingnya penggunaan helm, jaket, sepatu, serta celana panjang sebagai perlindungan utama untuk meminimalisir risiko cedera apabila terjadi hal yang tidak diinginkan.
Selain itu, peserta juga diingatkan untuk selalu melakukan safety check sebelum berkendara. Pemeriksaan sederhana seperti kondisi rem, lampu, ban, hingga bahan bakar menjadi langkah awal yang penting untuk memastikan kendaraan dalam kondisi layak jalan.
Dalam pemaparannya, Wanny juga menyoroti bahwa faktor terbesar penyebab kecelakaan berasal dari manusia itu sendiri. Kurangnya fokus saat berkendara, kebiasaan menggunakan ponsel di jalan, serta kondisi tubuh yang tidak prima menjadi hal-hal yang seringkali diabaikan, namun memiliki risiko besar terhadap keselamatan.
“Keselamatan berkendara bukan hanya soal kemampuan mengendarai motor, tetapi juga soal kesadaran dan disiplin. Hal-hal sederhana seperti fokus di jalan, tidak bermain handphone, serta memastikan kondisi tubuh dalam keadaan baik sangat berpengaruh dalam mencegah kecelakaan,” ujar Wanny.
Melalui kegiatan ini, Asmo Sulsel berharap para siswa tidak hanya memahami pentingnya keselamatan berkendara, tetapi juga dapat menjadi agen perubahan di lingkungan sekitarnya dengan menyebarkan budaya berkendara aman kepada keluarga maupun teman-temannya. Edukasi ini menjadi langkah nyata dalam membangun generasi muda yang lebih peduli terhadap keselamatan di jalan raya. (Red)













