Swarasultra.id, Kendari – Tidak hanya tangguh di alam bebas, para pencinta alam di Universitas Sulawesi Tenggara (UNSULTRA) juga membuktikan kepedulian sosial mereka yang tinggi. Momentum HUT ke-34 Mahasiswa Pencinta Alam (Mapala) Unsultra, Jumat (15/5/2026) diperingati secara bermakna melalui aksi kemanusiaan donor darah yang dipusatkan di dalam kampus.
Kegiatan donor darah ini merupakan kerja sama Mapala Unsultra dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Sulawesi Tenggara, diikuti oleh 34 pendonor terdiri dari masyarakat sekitar kampus, mahasiswa, dan anggota Brimob Polda Sultra.
Namun setelah dilakukan pemeriksaan hanya 21 orang yang berhasil mendonorkan darahnya. Kegiatan berlangsung dari pukul 09:00 sampai 11:30 Wita.
“Kegiatan ini di selenggarakan untuk memperingati Hari Ulang Tahun Mapala Unsultra yang ke 34. Dan sebagai bentuk kegiatan sosial untuk mendukung kebutuhan darah pada Bank Darah yang ada di Sulawesi Tenggara, khususnya di Kota Kendari,” ungkap ketua panitia, Adrian Zakaria.

Sementara itu, Ketua Umum Mapala Unsultra, Muhammad Rahim menjelaskan, kegiatan Donor Darah ini menjadi salah satu Program Kerja Mapala Unsultra dan akan ditetapkan menjadi kegiatan tahunan.
Menjelang usianya yang ke-34 Mapala Unsultra yang diperingati setiap tanggal 20 Mei, akan digelar Dialog Publik yang berfokus pada kerusakan lingkungan.
Rahim menambahkan bahwa urusan lingkungan bukan lagi sekadar wacana di ruang kelas.
“Langkah nyata lewat setetes darah untuk kemanusiaan dan suara kritis dalam dialog publik adalah alarm pengingat, bahwa bumi sedang tidak baik-baik saja, dan pergerakan harus dimulai sekarang,” tegasnya.
Bagi publik yang peduli pada masa depan lingkungan, agenda pada 20 Mei 2026 nanti jelas bukan sesuatu yang boleh dilewatkan begitu saja. (Red)













