Swarasultra.id, Kendari – Catur Irianto resmi nahkodai organisasi Komunitas Senam Bergerak Banua Provinsi Sulawesi Tenggara (KSBB Sultra) periode 2026-2030. Bersama pengurus KSBB Sultra ia resmi dikukuhkan dan dilantik oleh Ketua Umum KSBB Pusat Hj. Siti Nursiah SE. AK, di Aula Pancasila BPMP Sultra pada Sabtu (2/5/2026).
Siti Nursiah menegaskan bahwa periode 2026–2030 akan difokuskan pada penguatan organisasi melalui konsolidasi di 17 kabupaten/kota di Sulawesi Tenggara.
Dijelaskan bahwa konsistensi dalam menjalankan program menjadi kunci untuk mewujudkan masyarakat yang tidak hanya sehat, tetapi juga gembira melalui aktivitas olahraga.
“Gerakan ini bukan hanya tentang sehat, tetapi juga bagaimana masyarakat bisa merasa senang dan terlibat aktif dalam setiap kegiatan,” ujarnya.
Menurutnya, program KSBB juga diarahkan untuk bersinergi dengan sektor lain, termasuk pelaku UMKM dan budaya lokal, seperti senam berbasis musik etnik yang dapat menjadi ciri khas daerah sekaligus mendorong perputaran ekonomi anggota.
Selain itu, ia menekankan pentingnya membangun hubungan yang baik dengan instansi terkait, organisasi masyarakat, pemuda, serta seluruh lapisan masyarakat agar KSBB dapat menjadi kebutuhan bersama dalam mendorong gaya hidup aktif.
“Harapannya, KSBB dapat mendukung program pemerintah menuju Indonesia bugar 2045 dengan melibatkan seluruh kalangan, termasuk anak-anak, melalui pendekatan yang intens dan terkoordinasi,” jelasnya.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) terus mendorong penguatan komunitas olahraga sebagai bagian dari pembangunan sosial masyarakat. Hal ini diungkapkan Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, La Ode Fasikin saat membaca sambutan Gubernur Sultra, Andi Sumangerukka. Ia menjelaskan bahwa pembentukan komunitas olahraga tersebut didasarkan pada surat keputusan resmi tahun 2026 sebagai landasan hukum pembentukan kepengurusan KSBB Sultra.
Menurutnya, KSBB hadir sebagai wadah untuk mendorong masyarakat agar lebih aktif berolahraga serta membangun budaya hidup sehat di Sulawesi Tenggara.
“Komunitas ini dibentuk untuk menggerakkan masyarakat agar lebih aktif dan menumbuhkan semangat kebersamaan melalui olahraga,” ujar La Ode Fasikin.
Ia menambahkan, keberadaan KSBB diharapkan mampu memperkuat partisipasi publik dalam kegiatan olahraga sekaligus memberikan dampak positif bagi kesehatan masyarakat dan pembinaan generasi muda.

Ketua KSBB Sultra terpilih periode 2026–2030, Catur Irianto, menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk memimpin organisasi tersebut.
Ia menegaskan bahwa amanah sebagai ketua merupakan tanggung jawab besar yang membutuhkan dukungan penuh dari seluruh pengurus dan anggota.
“Saya mengucapkan terima kasih atas kepercayaan ini. Ini adalah tanggung jawab besar, dan saya yakin dengan dukungan seluruh pengurus, kita dapat menjalankan organisasi ini dengan baik,” ujarnya.
Catur menegaskan, pengukuhan dan pelantikan bukanlah akhir, melainkan awal dari perjalanan panjang untuk membangun KSBB menjadi organisasi yang lebih solid dan inovatif.
Ia juga mengajak seluruh pengurus untuk menjaga komitmen, memperkuat kerja sama, serta aktif berkontribusi dalam setiap program yang dijalankan.
“Mari kita jadikan organisasi ini sebagai ruang untuk belajar, berkarya, dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Kami juga terbuka terhadap kritik dan saran demi kemajuan bersama,” tegasnya.
Dengan pengukuhan dan pelantikan pengurus KSBB Sultra ini menjadi langkah awal dalam membangun ekosistem olahraga yang inklusif, partisipatif, dan berkelanjutan di Sulawesi Tenggara. (Red)













