Swarasultra.id, Kendari – Sebanyak 64 calon taruna/taruni akademi kepolisian (Akpol) mulai menjalani seleksi kesehatan tahap pertama di Polda Sultra pada Selasa (7/4/2026). Tahapan ini menjadi ujian perdana yang krusial bagi para pendaftar sebelum melangkah ke tahapan seleksi berikutnya yang lebih menantang.
Peserta yang mengikuti tahapan ini terdiri dari 58 pria dan 6 wanita. Pemeriksaan kesehatan dilaksanakan oleh tim dari Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Sultra secara profesional dan terstandar.
Adapun pemeriksaan yang dilakukan meliputi pemeriksaan fisik luar, di antaranya tinggi dan berat badan, kesehatan mata, telinga, hidung, dan tenggorokan (THT), kondisi gigi, postur tubuh, serta pengecekan tekanan darah dan denyut nadi.
Tahapan ini merupakan bagian dari proses seleksi awal untuk memastikan para peserta memenuhi standar kesehatan dasar sebelum melanjutkan ke tahapan berikutnya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, sebanyak 20 peserta dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS), yang terdiri dari 19 pria dan 1 wanita. Sementara peserta yang dinyatakan memenuhi syarat (MS) berhak melanjutkan ke tahapan seleksi selanjutnya.
Karo SDM Polda Sultra, Kombes Pol Dr. Arief Fitrianto, S.H., S.I.K., M.M., melalui Kabag Dalpers, AKBP I Gst Gde Raka M., S.I.K., menegaskan bahwa seluruh rangkaian seleksi penerimaan anggota Polri dilaksanakan dengan mengedepankan prinsip BETAH (Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis).
“Setiap tahapan seleksi dilaksanakan secara objektif dan profesional,” ujarnya.
Melalui proses seleksi yang ketat dan transparan ini, ia berharap dapat menghasilkan calon perwira Polri yang unggul, berintegritas, serta memiliki kesiapan fisik dan mental dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. (Red)













