HeadlineSultra

Target Swasembada Pangan, Wadirut Bulog Pantau Langsung Stok di Sultra

×

Target Swasembada Pangan, Wadirut Bulog Pantau Langsung Stok di Sultra

Sebarkan artikel ini
Wakil Direktur Utama Perum Bulog Marga Taufik memimpin rapat koordinasi pencapaian target Swasembada Pangan di kantor Bulog Sultra. (Foto Dok Swarasultra.id)

Swarasultra.id, Kendari – Perum Bulog memperketat pengawasan jalur pangan di Sulawesi Tenggara guna mengakselerasi program swasembada nasional. Wakil Direktur Utama (Wadirut) Perum Bulog, Mayjen (Purn) TNI Marga Taufiq memantau langsung program ini di provinsi Sultra, sebagai sinyal kuat bahwa pemerintah tengah melakukan pemantauan ketat di lapangan agar implementasi ketahanan pangan tidak sekadar menjadi rencana di atas kertas.

Wadirut Perum Bulog mengatakan bahwa pada awal tahun telah dilaksanakan rapat lintas kelembagaan yang melibatkan berbagai pihak dalam rangka memperkuat sinergi menuju target swasembada pangan yang ditetapkan pemerintah.

Dalam kunjungan tersebut, ia menyampaikan bahwa pihaknya mewakili jajaran direksi di Jakarta telah menugaskan sejumlah petugas untuk melakukan pemantauan langsung di berbagai daerah guna memastikan implementasi program berjalan sesuai rencana.

“Kita sudah melakukan rapat lintas kelembagaan pada awal tahun dalam rangka mewujudkan swasembada pangan. Targetnya pada 2025 sudah bisa kita capai, dan pada 2026 diharapkan hasilnya bisa semakin meningkat,” ujar Marga Taufiq, Senin (09/03/26) di kantor Bulog wilayah Sultra usai memimpin rapat dengan satgas pangan.

Ia menjelaskan bahwa upaya mewujudkan swasembada pangan tidak dapat dilakukan oleh satu institusi saja. Program tersebut membutuhkan kolaborasi lintas kementerian dan lembaga, termasuk peran aktif pemerintah daerah.

“Dalam rangka perwujudan swasembada pangan ini tentu tidak bisa dilaksanakan oleh satu pihak saja. Kita melibatkan Kementerian Pertanian, TNI, Polri, serta pemerintah daerah sebagai representasi masyarakat di wilayah masing-masing,” ujarnya.

Kunjungan ke Sulawesi Tenggara juga bertujuan untuk melihat secara langsung sejauh mana kebijakan dan perencanaan yang telah dirumuskan di tingkat pusat dapat diimplementasikan di daerah.

“Saya kebetulan ke Sulawesi Tenggara ini juga untuk memantau apakah yang kita rumuskan di pusat sudah bisa diimplementasikan di daerah. Apa yang ada di daerah tentu akan menjadi masukan bagi kami jika masih terdapat kendala,” katanya.

Purnawirawan Jenderal bintang dua ini menambahkan bahwa setiap daerah telah memiliki target pencapaian masing-masing yang harus direalisasikan sesuai dengan rencana yang telah disepakati sebelumnya.

“Mudah-mudahan target-target ini bisa dicapai sesuai dengan apa yang sudah kita bicarakan sebelumnya,” tukasnya. (Red)

error: Content is protected !!