HeadlinePemerintahanSultra

Sultra Berangkatkan 13.000 Pemudik Gratis, Gubernur ASR: Pulang Kampung Tanpa Biaya

×

Sultra Berangkatkan 13.000 Pemudik Gratis, Gubernur ASR: Pulang Kampung Tanpa Biaya

Sebarkan artikel ini
Gubernur Sultra Andi Sumangerukka melepas ratusan pemudik gratis di Pelabuhan Nusantara Kendari. (Foto Dok Swarasultra.id)

Swarasultra.id, Kendari – Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Andi Sumangerukka memastikan warga bisa berlebaran di kampung halaman dengan aman dan gratis. Menggandeng Kementerian Perhubungan, ASR panggilan akrab gubernur Sultra, melepas ratusan pemudik di Pelabuhan Nusantara Kendari pada Selasa (17/3/2026), sebagai langkah nyata menekan beban ekonomi masyarakat di momen Lebaran Idulfitri 1447 H.

Andi Sumangerukka mengatakan, program ini telah menjadi agenda tahunan pemerintah daerah sebagai bentuk nyata pelayanan kepada masyarakat. Meski diakui masih terdapat berbagai keterbatasan, ia berkomitmen agar warga Sultra dapat pulang ke kampung halaman dengan perasaan aman dan bahagia.

“Kami memprogramkan kegiatan ini setiap tahun untuk memudahkan pemudik sampai di kampung halaman. Program ini sepenuhnya gratis, tidak ada pungutan biaya apa pun,” kata Andi Sumangerukka.

Ia mengingatkan masyarakat bahwa fasilitas ini tidak hanya berlaku untuk arus mudik, tetapi juga mencakup arus balik.

“Ini berlaku untuk berangkat dan kembali. Jangan sampai dilaporkan hanya untuk pergi saja, karena kami memfasilitasi perjalanan pergi dan pulang,” ujar Andi Sumangerukka.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Sultra, Rajulan mengatakan, tahun ini merupakan tahun kedua pelaksanaan kolaborasi dengan Kementerian Perhubungan. Ia menyebutkan antusiasme masyarakat sangat tinggi, terbukti dengan total kuota yang mencapai 13.750 orang.

“Selain penumpang, program ini juga melayani pengangkutan 1.030 unit kendaraan roda dua melalui berbagai rute, baik jalur laut maupun darat,” kata Rajulan.

Adapun rute yang dilayani dalam program ini, diantaranya rute Kendari-Raha, Kendari-Baubau, Torobulu-Tampo, Kendari-Langara, Kendari-Wanci, hingga lintas Baubau-Waara.

Menurut Rajulan, keberhasilan program ini tidak lepas dari komitmen penuh Gubernur Sultra dalam meringankan beban ekonomi masyarakat, sekaligus menjadi momentum penting untuk memperkuat tali silaturahmi antara pemerintah dan warga.

“Banyak masyarakat memberikan apresiasi tinggi dan berharap program serupa terus berlanjut di tahun-tahun mendatang,” Rajulan memungkas.

Lalu bagaimana respon penumpang yang mengikuti program mudik gratis kolaborasi pemerintah provinsi dengan kementerian perhubungan ini. Avrilia, salah seorang mahasiswa Tehnik UHO Kendari mengaku sangat senang bisa ikut dalam program mudik gratis tersebut.

Ia pun sangat mengapresiasi program mudik gratis pemerintah, karena bisa meringankan beban keuangan orangtuanya.

“Cukup excited sebab sangat membantu bagi kami yang domisili di kepulauan, jadi tidak keluar uang lagi untuk pulang kampung Lebaran Idulfitri bersama keluarga,” ungkapnya di Pelabuhan Nusantara Kendari.

Mudik tahun ini adalah pengalaman pertama baginya sebagai mahasiswi baru, Avrilia menyampaikan terima kasih banyak atas bantuan pemerintah yang telat menghadirkan program mudik gratis ini. (Red)

error: Content is protected !!