EkobisRegional

Strategi Asmo Sulsel Kurangi Kecelakaan di Gowa : Mulai dari Edukasi Aparat Kelurahan Tombolo

×

Strategi Asmo Sulsel Kurangi Kecelakaan di Gowa : Mulai dari Edukasi Aparat Kelurahan Tombolo

Sebarkan artikel ini
Asmo Sulsel-Polsek Somba Opu bekali aparat kelurahan Tombolo ilmu berkendara aman untuk menekan angka kecelakaan lalu-lintas. (Foto dok Asmo Sulsel)

Swarasultra.id, Gowa – Menyikapi angka kecelakaan lalu lintas yang masih mengintai, Astra Motor Sulawesi Selatan (Asmo Sulsel) jemput bola memberikan edukasi keselamatan berkendara bagi warga Kelurahan Tombolo, Gowa, Selasa (3/3/2026) menggandeng Polsek Somba Opu, kegiatan ini bertujuan menciptakan budaya berkendara yang aman demi meminimalisir risiko fatalitas di jalan raya.

Berdasarkan hasil survei, Kabupaten Gowa tercatat sebagai daerah dengan angka kecelakaan tertinggi di wilayah sekitar, sehingga diperlukan langkah preventif yang lebih masif dan menyentuh langsung masyarakat. Melihat kondisi tersebut, edukasi tidak hanya menyasar pelajar atau komunitas, tetapi juga aparat kelurahan yang memiliki peran strategis dalam lingkungan masyarakat.

Kegiatan ini diikuti oleh lebih dari 30 peserta yang terdiri dari aparat kelurahan, perangkat RT dan RW, hingga perwakilan Karang Taruna. Mereka diharapkan dapat menjadi perpanjangan tangan dalam menyebarkan informasi dan kesadaran mengenai pentingnya keselamatan berkendara di lingkungan masing-masing.

BACA JUGA:  Pertamina Patra Niaga Bersama Komisi XII DPR RI Tinjau Regional Sulawesi, Pastikan BBM Aman

Edukasi dipandu oleh Wanny selaku instruktur safety riding Asmo Sulsel. Dalam pemaparannya, Wanny menjelaskan berbagai faktor yang dapat menyebabkan kecelakaan, khususnya faktor kelalaian manusia seperti kurangnya fokus saat berkendara, tidak menggunakan perlengkapan keselamatan, hingga mengabaikan aturan lalu lintas. Ia juga menekankan pentingnya penggunaan perlengkapan berkendara lengkap, seperti helm berstandar keamanan, jaket, sarung tangan, serta sepatu yang sesuai.

“Keselamatan berkendara bukan hanya tanggung jawab individu, tetapi juga tanggung jawab bersama. Jika aparat kelurahan memahami dan menyampaikan kembali pentingnya #Cari_Aman kepada warga, maka dampaknya bisa jauh lebih luas. Kita ingin membangun budaya tertib berlalu lintas mulai dari lingkungan terkecil,” ujar Wanny.

BACA JUGA:  PLN Buka Cahaya Harapan bagi "Langit Bengkel", Usaha Masyarakat Bantaeng yang Kini Makin Berkembang

Selain itu, peserta juga dibekali tips berkendara aman yang dapat langsung diterapkan dalam aktivitas sehari-hari, mulai dari menjaga jarak aman, membaca situasi jalan, hingga memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima sebelum digunakan. Sesi diskusi berlangsung interaktif, dengan berbagai pertanyaan seputar kondisi lalu lintas di lingkungan masing-masing.

Melalui kegiatan ini, Asmo Sulsel berharap kolaborasi bersama Polsek Somba Opu dan aparat Kelurahan Tombolo dapat menjadi langkah awal membangun kesadaran kolektif di masyarakat. Dengan peran aktif para tokoh lingkungan, diharapkan pesan keselamatan berkendara dapat tersampaikan secara berkelanjutan dan mampu menekan angka kecelakaan di Kabupaten Gowa. (Red)

error: Content is protected !!