PerhubunganSultra

Penumpang Bandara Haluoleo Mulai Naik 6 Persen, Puncak Arus Mudik Diprediksi H-3 Lebaran

×

Penumpang Bandara Haluoleo Mulai Naik 6 Persen, Puncak Arus Mudik Diprediksi H-3 Lebaran

Sebarkan artikel ini
Bandara Haluoleo Kendari membuka Posko Terpadu Angkutan Lebaran 2026 selama 18 Hari dimulai pada Jumat 13 Maret kemarin. (Foto Swarasultra.id)

Swarasultra.id, Kendari – Bandara Haluoleo Kendari membuka Posko Terpadu Angkutan Lebaran 2026 selama 18 hari. Posko ini merupakan bagian dari sistem terpadu yang terhubung dengan posko nasional Kementerian Perhubungan, dibuka mulai Jumat 13 Maret 2026 hingga 30 Maret 2026.

Salah satu fokus pendirian posko ini adalah memastikan kelancaran arus mudik masyarakat Sultra yang menggunakan transportasi udara, dan juga memastikan keandalan fasilitas bandara jika terjadi hal hal yang tak diinginkan.

Tak hanya itu, Posko Terpadu ini dilengkapi dengan pemeriksaan kesehatan gratis bagi penumpang selama arus mudik Lebaran 2026.

Kepala Bandara Haluoleo, Denny Ariyanto, mengatakan Posko Terpadu adalah gabungan dari berbagai instansi lintas sektor. Di antaranya TNI, Polri, Basarnas Kendari, Kantor Kesehatan Pelabuhan, serta maskapai yang beroperasi di Bandara Haluoleo.

Ia menjelaskan bahwa aktivitas penerbangan di Bandara Haluoleo Kendari diperkirakan meningkat menjelang Idulfitri. Denny memprediksi puncak arus mudik akan terjadi pada H-3 Lebaran, sedangkan puncak arus balik diperkirakan terjadi pada H+4 Lebaran.

“Sudah mulai naik sekitar 5 sampai 6 persen. Untuk hari ini saja ada 15 penerbangan, lebih tinggi dibanding hari-hari biasanya. Data ini naik dibandingkan dengan data tahun lalu, “kata Denny, usai membuka Posko pada Jumat (14/3/2026).

Ia merinci pada Kamis (12/3/2026) saja, jumlah penumpang yang tiba tercatat sebanyak 1.607 orang, sementara yang berangkat mencapai 2.105 orang.

Meski terjadi peningkatan jumlah penumpang, lanjut Denny, hingga kini belum ada maskapai yang mengajukan penambahan penerbangan atau extra flight.

Selain itu, Kepala Bandara Haluoleo menegaskan bahwa jumlah penerbangan dari Makassar ke Kendari sudah mengalami penambahan, termasuk dari maskapai AirAsia.

“Kalau melihat ketersediaan tiket, sampai H+5 atau H+6 sudah banyak yang tidak tersedia. Artinya memang ada peningkatan permintaan,” tutupnya

Denny menambahkan, selain peningkatan jumlah penumpang, aktivitas logistik melalui bandara juga diperkirakan mengalami kenaikan.

Volume kargo yang masuk diprediksi meningkat sekitar 12 hingga 14 persen, menyusul terjadinya peningkatan kebutuhan barang menjelang hari raya di wilayah Sultra. (Red)

error: Content is protected !!