Swarasultra.id, Kendari – Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Andi Sumangerukka bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) mengikuti kegiatan monitoring pengamanan Operasi Ketupat 2026 melalui zoom meeting bersama Kapolri dan Panglima TNI, Jumat (20/3/2026) malam.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kapolda Sultra Irjen Pol Didik Agung Widjanarko, S.I.K., M.H, Ketua DPRD Sultra Laode Tariala, Danrem 143 Halu Oleo Brigjen TNI Raden Wahyu Sugiarto, serta Wali Kota Kendari Siska Karina Imran. Kehadiran para pimpinan daerah ini menjadi wujud sinergi lintas sektor dalam memastikan keamanan arus mudik dan perayaan IdulFitri 1447 Hijriah.
Gubernur Sultra, Andi Sumangerukka, menyampaikan bahwa secara umum pelaksanaan Operasi Ketupat Lebaran 2026 di wilayah Sultra berjalan dengan baik dan lancar.
“Secara umum pelaksanaan Operasi Ketupat di Sultra berjalan lancar dan aman,” ujarnya.
Senada dengan itu, Kapolda Sultra Irjen Pol Didik Agung Widjanarko mengungkapkan bahwa situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) selama arus mudik hingga malam takbiran terpantau kondusif.
“Tidak ada kejadian menonjol yang berarti. Situasi kamtibmas aman dan terkendali,” jelasnya.
Dalam pelaksanaan Operasi Ketupat Anoa Lebaran 2026, Polda Sultra mengerahkan lebih dari 3.000 personel gabungan yang terdiri dari unsur Polri, TNI, serta instansi terkait lainnya.
Pengamanan difokuskan pada sejumlah titik strategis, seperti pelabuhan, bandara, terminal, serta jalur-jalur utama mudik guna memastikan keselamatan dan kenyamanan masyarakat selama periode Lebaran.
Pemerintah daerah berharap, melalui sinergi yang kuat antarinstansi, seluruh rangkaian arus mudik hingga arus balik Idul Fitri dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. (*)













