Swarasultra.id, Kendari – Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Andi Sumangerukka, menyerukan transformasi penyaluran zakat, infak, dan sedekah (ZIS) satu pintu melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Sultra.
Ia menekankan bahwa sinergi ASN dan warga dalam berzakat adalah kunci utama untuk mempercepat pemerataan ekonomi di wilayah tersebut.
Ajakan tersebut disampaikan saat menghadiri kegiatan pendistribusian dana ZIS dalam Program Semarak Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi yang diselenggarakan oleh BAZNAS Provinsi Sultra.
Gubernur menegaskan bahwa ZIS merupakan instrumen penting yang memiliki dimensi spiritual sekaligus sosial. Melalui pengelolaan yang baik dan profesional, ZIS dapat berperan dalam mengurangi kesenjangan sosial, memperkuat perekonomian umat, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Gubernur Andi Sumangerukka juga mengapresiasi pelaksanaan Program Semarak Ramadan yang menghadirkan berbagai bentuk bantuan, di antaranya santunan bagi anak yatim, pembagian paket Ramadan bagi kaum dhuafa, bantuan untuk keluarga fakir dan miskin, serta dukungan operasional bagi lembaga tahfidz Al-Qur’an di wilayah Sulawesi Tenggara.
“Bantuan ini tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan masyarakat, khususnya menjelang Hari Raya Idulfitri, tetapi juga menjadi wujud nyata kepedulian dan tanggung jawab sosial kita bersama,” ujar Gubernur.
Lebih lanjut, Gubernur menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS Provinsi Sultra atas komitmen dan profesionalismenya dalam mengelola dana umat secara transparan dan akuntabel. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada para muzakki, munfiq, dan donatur yang telah menunaikan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS.
Selain itu, Gubernur juga menginstruksikan kepada seluruh kepala OPD di lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara untuk terus mengaktifkan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di masing-masing instansi sebagai upaya memperkuat pengumpulan ZIS secara terkoordinasi.
Melalui penguatan pengumpulan dan penyaluran dana ZIS, diharapkan terbangun sinergi antara pemerintah daerah, lembaga amil zakat, dan masyarakat dalam mewujudkan Sulawesi Tenggara yang maju, aman, sejahtera, dan religius. (*)













