Swarasultra.id, Kendari – Kabar gembira bagi pengguna Bandara Haluoleo. Kini, akses transportasi dari dan menuju bandara di Konawe Selatan bakal semakin praktis dan terintegrasi.
Kepastian ini menyusul kolaborasi resmi antara layanan transportasi digital Gojo (Good Journey) Kendari dengan Pusat Koperasi Angkatan Udara (Primkopau) Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Haluoleo untuk menghadirkan layanan jemputan yang aman dan nyaman bagi masyarakat.
Menjawab tantangan modernisasi transportasi udara, CEO Gojo Kendari Sarlita Yohana Abidin berkomitmen menghadirkan standar baru layanan digital di bandara. Langkah ini menandai era baru konektivitas yang lebih terintegrasi dan transparan bagi masyarakat Kendari.
“Kami ingin memastikan layanan Gojo praktis dan terpercaya. Kami berharap kehadiran Gojo dapat menjadi bagian penting dari sistem transportasi bandara guna mendukung mobilitas masyarakat yang datang ke Sultra. Semoga kerja sama ini berkelanjutan dan bermanfaat bagi semua pihak,” kata Sarlita.
Terkait persaingan harga, pihaknya telah menyepakati kebijakan khusus dengan otoritas bandara agar kehadiran Gojo tidak menghambat pendapatan sopir transportasi konvensional lainnya. Penentuan tarif akan disesuaikan per rayon.
“Untuk wilayah kota, Insya Allah tarif kami paling murah. Saat ini tersedia dua promo, yakni potongan 50 persen satu kali sehari dan potongan 30 persen bagi pengguna area instansi yang sudah kerja sama, seperti SMA 4 Kendari dll,” ujar Sarlita.
Di tempat yang sama, Ketua Primkopau Lanud Haluoleo, Zainal Muttakin menyambut baik kolaborasi ini. Penyediaan transportasi yang cepat dan aman merupakan kebutuhan mendesak bagi masyarakat saat ini.
“Sebelumnya pernah ada layanan serupa, namun sempat terhenti. Setelah aplikasi sebelumnya putus, kami mencoba mengajak mitra baru, dan Alhamdulillah Gojo menyatakan kesiapannya,” beber Zainal.
Hal yang sama juga disampaikan Kepala Bandara Haluoleo yang diwakili oleh, Anni Siahaan mengatakan, kehadiran Gojo sejalan dengan visi bandara sebagai gerbang utama Sultra.
“Kehadiran Gojo juga sejalan dengan upaya menjadikan daerah ini sebagai kawasan yang smart, inklusif, dan berdaya saing,” Anni menambahkan.
Kenyamanan mobilitas masyarakat Sulawesi Tenggara menjadi prioritas utama. Hal ini ditegaskan oleh Danlanud Haluoleo, Kolonel Pnb Tarmuji Hadi Susanto. Menurutnya, sebagai objek vital strategis, keamanan bandara adalah tanggung jawab kolektif yang harus dijaga demi kelancaran aktivitas publik di Sultra.
“Kami sangat mendukung kemajuan bandara agar lebih modern mengikuti tuntutan teknologi. Kerja sama ini diharapkan memberikan manfaat lebih dan layanan yang jauh lebih baik bagi masyarakat luas,” tutup Kolonel Tarmuji. (Red)













