EkonomiHeadlineSultra

Gebrakan Ramadan 2026: Gubernur Sultra Luncurkan Kebijakan Ekonomi Terpadu

×

Gebrakan Ramadan 2026: Gubernur Sultra Luncurkan Kebijakan Ekonomi Terpadu

Sebarkan artikel ini
Gubernur Sultra Andi Sumangerukka, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sultra Edwin Permadi dan Dirut Bank Sultra Andri Permana Diputra Abubakar saat peluncuran paket kebijakan ekonomi terpadu di eks MTQ. (Foto Dok Swarasultra.id)

Swarasultra.id, Kendari – Menjelang berbuka puasa Ramadan, Gubernur Sulawesi Tenggara Andi Sumangerukka resmi meluncurkan paket kebijakan ekonomi terpadu di Pelataran Eks MTQ Kendari, Rabu (04/03/26). Melalui sinergi Ramadan Sultra Fest, Gerakan Pangan Murah, dan layanan Anoa Link, Pemprov Sultra berupaya menjaga stabilitas harga pangan sekaligus mempercepat digitalisasi keuangan daerah.

Andi Sumangerukka menegaskan bahwa pengendalian inflasi serta perlindungan daya beli masyarakat tidak dapat dilakukan oleh pemerintah saja, melainkan membutuhkan kolaborasi berbagai pihak.

“Dalam menjaga stabilitas harga, mengendalikan inflasi, serta melindungi daya beli masyarakat, tentu tidak dapat dilakukan sendiri. Dibutuhkan sinergi dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, baik pemerintah, lembaga perbankan, pelaku usaha, distributor, maupun masyarakat,” ungkap Gubernur dalam sambutannya.

Ia mengapresiasi inisiatif Bank Sultra yang menghadirkan Gerakan Pangan Murah sebagai bagian dari rangkaian kegiatan Ramadan, karena dinilai mampu membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau. “Saya selaku pimpinan daerah Sulawesi Tenggara menyambut baik dan mengapresiasi komitmen serta inisiatif Bank Sultra dalam menyelenggarakan Gerakan Pangan Murah sebagai rangkaian kegiatan ini,” kata Andi Sumangerukka.

Langkah ini, menurut Gubernur, menunjukkan peran strategis Bank Sultra yang tidak hanya berfungsi sebagai lembaga keuangan daerah, tetapi juga sebagai mitra pembangunan yang aktif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Selain itu, ia juga menyambut baik pelaksanaan Ramadan Sultra Fest yang dinilai dapat menjadi ruang pemberdayaan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk memperluas promosi dan pemasaran produk mereka.

“Kegiatan ini dapat menjadi wadah bagi para pelaku UMKM untuk meningkatkan promosi dan pemasaran produk, sehingga dapat membantu menggerakkan perekonomian daerah,” terangnya.

Sementara itu, Direktur Utama Bank Sultra, Andri Permana Diputra Abubakar, menyampaikan bahwa Ramadan Sultra Fest berlangsung sejak 20 Februari hingga 15 Maret 2026 dengan melibatkan sekitar 40 tenant UMKM kuliner yang menyediakan berbagai menu berbuka puasa hingga santapan malam.

“Kegiatan ini melibatkan kurang lebih 40 tenant UMKM yang menyediakan sajian berbuka puasa sampai makanan untuk sahur. Ini merupakan kolaborasi antara Bank Sultra, Bank Indonesia, serta Asosiasi Pengusaha Kuliner Indonesia Sulawesi Tenggara,” ujarnya.

Ia menyebutkan, sejak kegiatan dimulai telah tercatat sekitar 1.400 transaksi non-tunai melalui QRIS maupun transfer perbankan dengan total nilai transaksi sekitar Rp45 juta.

“Kami terus mendorong masyarakat beralih ke transaksi cashless karena selain praktis, juga tersedia berbagai promo menarik ketika berbelanja secara non-tunai,” katanya.

Selain menghadirkan bazar kuliner, kegiatan tersebut juga diramaikan dengan berbagai lomba, seperti lomba azan, cerdas cermat, lomba mengaji, hingga lomba mewarnai bagi anak-anak guna memeriahkan suasana Ramadan. Bank Sultra juga membagikan sekitar 50 paket makanan gratis setiap hari kepada masyarakat selama kegiatan berlangsung.

Pada kesempatan yang sama, Bank Sultra bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara dan Bank Indonesia juga menggelar Gerakan Pangan Murah guna membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga terjangkau.

Dalam program tersebut, Bank Sultra menyiapkan sekitar 2.000 kupon belanja senilai Rp20.000 per kupon yang dibagikan kepada masyarakat selama beberapa hari pelaksanaan kegiatan.

“Hari ini kami sudah menyalurkan sekitar 1.000 kupon. Sebagian dibagikan kepada ASN di lingkungan Pemprov Sultra dan Pemerintah Kota Kendari, sementara sisanya dibagikan langsung kepada masyarakat di lokasi kegiatan,” jelas Andri.

Momentum kegiatan ini juga dimanfaatkan Bank Sultra untuk meluncurkan layanan Anoa Link, yaitu jaringan agen perbankan yang diharapkan dapat memperluas akses layanan keuangan hingga ke daerah-daerah terpencil di Sulawesi Tenggara.

“Jika bank-bank Himbara memiliki agen layanan, maka Bank Sultra juga kini menghadirkan Anoa Link sebagai jaringan agen kami. Dengan dukungan Bank Indonesia dan OJK, kami berharap layanan ini dapat memperluas akses transaksi perbankan hingga ke pelosok daerah,” tukasnya.

Sementara itu, Kepala Perwakilan BI Sultra, Edwin Permadi, menegaskan bahwa Ramadan Sultra Fest bukan sekadar perayaan, melainkan kolaborasi strategis untuk memperkuat ekosistem halal dan memberdayakan pelaku usaha lokal agar lebih berdaya saing.

“Kami melibatkan sekitar 30 UMKM, khususnya sektor kuliner, untuk mendorong penguatan ekosistem halal serta mendukung sertifikasi halal bagi para pelaku usaha,” ujarnya.

Selain memperkuat sektor UMKM, kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk mendorong digitalisasi sistem pembayaran melalui penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS).

“Kami mendorong seluruh tenant UMKM yang terlibat untuk menggunakan QRIS sebagai metode pembayaran. Selain memudahkan transaksi, masyarakat juga dapat menikmati berbagai promo dan diskon yang tersedia,” terangnya.

Bank Indonesia juga menghadirkan layanan penukaran uang rupiah dengan sistem pendaftaran digital guna mempermudah masyarakat menjelang Idulfitri.

Edwin menambahkan, secara umum kegiatan tersebut memiliki tiga tujuan utama, yakni mendukung penguatan ekosistem halal, mendorong pertumbuhan ekonomi UMKM, serta mempercepat digitalisasi pembayaran di masyarakat.

“Kami berharap kegiatan ini tidak hanya meramaikan suasana Ramadan, tetapi juga mampu menggerakkan perekonomian daerah serta memperluas penggunaan transaksi digital di Sulawesi Tenggara,” tutupnya. (Red)

error: Content is protected !!