Swarasultra.id, Gowa – Menindaklanjuti komitmen keselamatan di jalan raya, Astra Motor Sulawesi Selatan (Asmo Sulsel) bersama Polres Gowa menggelar aksi “Teguran Simpatik” bagi pengendara motor di Jalan Usman Salengke pada Selasa (3/2/2026). Aksi ini menyasar langsung para pengendara yang masih abai dalam penggunaan helm demi menekan angka kecelakaan lalu lintas di wilayah Gowa.
Dalam kegiatan tersebut, Asmo Sulsel memberikan dukungan berupa bantuan helm gratis yang telah memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI). Kurang lebih 15 pengendara menerima helm secara cuma-cuma, mulai dari pengendara dewasa hingga anak-anak yang kedapatan tidak menggunakan pelindung kepala saat berada di jalan raya.
Kegiatan ini turut dihadiri langsung oleh Kapolres Gowa sebagai bentuk keseriusan aparat dalam menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas. Alih-alih memberikan sanksi semata, pendekatan yang digunakan adalah edukatif dan persuasif, agar masyarakat lebih sadar akan pentingnya keselamatan diri.
Perwakilan Asmo Sulse, Wanny, selaku instruktur safety riding menyampaikan bahwa penggunaan helm bukan sekadar kewajiban hukum, melainkan perlindungan utama bagi pengendara sepeda motor.
“Helm adalah perlengkapan paling dasar dan paling penting saat berkendara. Banyak kasus kecelakaan yang berujung fatal karena pengendara tidak menggunakan helm. Kami berharap melalui teguran simpatik ini, masyarakat semakin memahami bahwa keselamatan harus menjadi prioritas, bahkan untuk perjalanan jarak dekat sekalipun,” ujar Wanny.
Sementara itu, Region Head Asmo Sulsel, Thamsir Sutrisno, menegaskan bahwa kolaborasi ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan perusahaan dalam menyebarluaskan semangat keselamatan berkendara.
“Asmo Sulsel akan selalu mendukung pihak-pihak yang memiliki tujuan yang sama dalam menekan angka kecelakaan, termasuk Polres Gowa. Edukasi dan tindakan nyata seperti pembagian helm ini adalah langkah konkret untuk membangun kesadaran masyarakat. Kami percaya keselamatan berkendara adalah tanggung jawab bersama,” ungkap Thamsir.
Langkah kecil dari Asmo Sulsel ini menjadi pengingat bahwa keselamatan bukan sekadar aturan, melainkan bentuk rasa sayang kepada diri sendiri dan keluarga di rumah. Dengan kolaborasi antara edukasi humanis dan kesadaran pengendara, jalanan Gowa diharapkan tak lagi menjadi saksi kecelakaan, melainkan jalur aman bagi setiap warga yang ingin kembali pulang dengan selamat. (Red)













