Swarasultra.id, Kendari – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) tancap gas membenahi tata kelola Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Wakil Gubernur Sultra, Ir. Hugua, menegaskan komitmennya untuk mengubah BUMD menjadi mesin penggerak ekonomi daerah yang lebih tangguh dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) PT BPR Bahteramas se-Sultra, Rabu (25/2/2026) di Aula merah putih rumah jabatan Gubernur Sultra.
RUPS-LB digelar sebagai langkah strategis untuk mengisi kekosongan jabatan direksi dan komisaris yang telah berlangsung lebih dari satu tahun, sekaligus menuntaskan rangkap jabatan komisaris di sejumlah daerah. Penataan struktur manajemen ini dinilai penting guna memastikan keberlanjutan rencana bisnis serta menjaga stabilitas dan kesehatan perusahaan.
“Pemerintah Provinsi berkomitmen memastikan tata kelola BUMD berjalan profesional, transparan, dan sesuai regulasi. Melalui RUPS-LB ini, kita memperkuat manajemen agar BPR Bahteramas dapat bekerja lebih optimal dan akuntabel,” tegas Wagub dalam sambutannya.
Wagub Hugua menambahkan, pengangkatan direksi dan komisaris dilakukan berdasarkan hasil fit and proper test oleh Otoritas Jasa Keuangan. Dengan struktur kepemimpinan yang definitif dan kompeten, PT BPR Bahteramas (Perseroda) diharapkan mampu tumbuh lebih sehat, mandiri, serta berkontribusi nyata sebagai penggerak ekonomi daerah dan sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Sulawesi Tenggara. (Red)












