EkobisRegional

Stok Aman, Pertamina Tambah Pasokan LPG 3 Kg di Bone Hingga 47 Ribu Tabung

×

Stok Aman, Pertamina Tambah Pasokan LPG 3 Kg di Bone Hingga 47 Ribu Tabung

Sebarkan artikel ini
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Pastikan stok LPG di Bone aman. (Foto Dok Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi)

Swarasultra.id, Bone – Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menyuntikkan tambahan pasokan LPG 3 Kg ke Kabupaten Bone sepanjang Januari 2026. Langkah ini diambil sebagai gerak cepat perusahaan dalam merespons tingginya permintaan pasar sekaligus menjamin kelancaran distribusi hingga ke pelosok desa.

Sebagai langkah responsif di lapangan, Pertamina bersama Sekretariat Daerah Kabupaten Bone, Dinas Perdagangan Kabupaten Bone, serta Satpol PP melaksanakan operasi pasar LPG 3 Kg pada akhir Januari 2026 di sejumlah titik strategis, meliputi Kecamatan Tanete Riattang, Tanete Riattang Timur, dan Tanete Riattang Barat. Operasi pasar tersebut bertujuan memastikan LPG 3 Kg dapat diakses langsung oleh masyarakat yang berhak.

Selain operasi pasar, Pertamina juga menyalurkan tambahan pasokan LPG 3 Kg melalui mekanisme fakultatif dan extra dropping pada beberapa periode di bulan Januari. Secara keseluruhan, realisasi tambahan penyaluran LPG 3 Kg di Kabupaten Bone selama Januari 2026 mencapai 47.040 tabung, atau setara sekitar 200 persen dari rata-rata kebutuhan harian, sebagai upaya menjaga stabilitas pasokan di tengah dinamika konsumsi masyarakat.

BACA JUGA:  Trading Dapat Reward Mingguan? Ikutan Lucky Trader HSB Investasi!

Sales Branch Manager (SBM) Sulselbar VI Gas Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Wahyu Purwatmo, menegaskan bahwa Pertamina terus memonitor distribusi LPG 3 Kg berjalan optimal hingga ke tingkat pangkalan.

“Pertamina mewajibkan seluruh agen untuk menyalurkan LPG 3 Kg secara langsung ke pangkalan sesuai alokasi yang telah ditetapkan. Pangkalan juga diarahkan untuk memprioritaskan penyaluran kepada konsumen rumah tangga dan usaha mikro yang berhak menerima LPG bersubsidi,” ujar Wahyu.

Ia menambahkan bahwa fluktuasi kondisi di lapangan dapat terjadi seiring meningkatnya konsumsi dalam waktu yang bersamaan.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembelian berlebihan atau panic buying serta menggunakan LPG 3 Kg secara bijak sesuai kebutuhan. Penimbunan justru dapat mengganggu kelancaran distribusi dan merugikan masyarakat lainnya,” tambahnya.

BACA JUGA:  Pelaku Pasar Tunggu Keputusan Fed, Harga Emas Semakin Mantap di Tren Bullish

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, T. Muhammad Rum, menyampaikan bahwa penguatan pasokan dan distribusi LPG 3 Kg dilakukan melalui koordinasi intensif dengan pemerintah daerah dan monitoring di lapangan.

“Pertamina Patra Niaga secara konsisten menjalankan monitoring penyaluran bersama instansi terkait di daerah untuk memastikan LPG 3 Kg tersalurkan tepat sasaran dan sesuai ketentuan. Sinergi ini menjadi bagian penting dalam menjaga keterjangkauan energi bagi masyarakat,” jelas Rum.

Ke depan, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi akan terus berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Bone serta aparat penegak hukum sebagai pihak yang memiliki kewenangan pengawasan, guna memastikan penyaluran LPG 3 Kg berjalan sesuai ketentuan dan tepat sasaran. (Red)