Swarasultra.id, Kendari – PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memastikan seluruh fasilitas distribusi energi di Sulawesi Tenggara dalam kondisi prima selama Ramadan dan Idulfitri 2026. Langkah proaktif ini diambil untuk menjamin ketersediaan BBM dan LPG bagi masyarakat Bumi Anoa, sekaligus mengantisipasi lonjakan konsumsi selama periode mudik lebaran.
Sales Area Manager (SAM) Retail Sultra Pertamina Patra Niaga, Agung Surya Pranata mengatakan, langkah antisipatif ini diambil guna menjamin ketersediaan pasokan BBM di seluruh wilayah Sulawesi Tenggara, terutama menjelang periode puncak konsumsi masyarakat. Pertamina memastikan bahwa distribusi tetap berjalan optimal dengan memantau data real-time dari setiap SPBU untuk mencegah terjadinya kelangkaan.
“Untuk ramadan dan idul fitri ini kami sudah menyiapkan terkait prinsip peningkatan konsumsi, kami proyeksikan untuk pertalite, LPG kurang lebih 6 sampai 8 persen mengalami peningkatan, sementara dexlite dan lain-lain itu akan turun seperti tahun lalu turun sekitar 5 persen dan kami persiapkan, agar kenaikan-kenaikan ini bisa tetap memenuhi kebutuhan masyarakat,” ungkap Agung di Kendari, Selasa (24/2/2026).
Selain melakukan pemetaan konsumsi, Pertamina juga memperkuat sinergi dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara. Koordinasi intensif dilakukan guna menyelaraskan langkah antisipasi terhadap dinamika stok energi di masyarakat.
“Kami juga koordinasi dengan pemerintah provinsi, kami menyampaikan apa yang sudah kami persiapkan dan dari pemprov juga sudah bersurat ke kami untuk menjaga ketersediaan stok di lapangan utamanya BBM dan LPG,” tambahnya.
Dalam menjamin kelancaran distribusi, Agung memaparkan kekuatan infrastruktur pendukung yang dimiliki Pertamina di wilayah Sultra. Pasokan energi akan disokong oleh empat titik pusat distribusi utama guna menjangkau seluruh daratan dan kepulauan.
“Di Sultra sendiri kami disuplai BBM untuk 4 fuel terminal, ada di Kendari, Kolaka, Baubau dan di Raha untuk kebutuhan BBM dan Minyak tanah, untuk LPG kami ada lima pengisian yang suplai ke agen dan pangkalan insyaAllah kami siap hadapi ramadhan dan idul fitri,” tegas Agung.
Dengan komitmen penuh menjaga rantai pasok dari hulu ke hilir, masyarakat Sultra tidak perlu khawatir akan terjadinya kelangkaan. Stok di seluruh fuel terminal dipastikan berada dalam level aman dan terus dipantau secara real-time. Kini, bola ada di tangan masyarakat untuk tetap bijak dalam mengonsumsi energi demi kenyamanan bersama sepanjang musim mudik dan Lebaran.
Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan melakukan pengisian BBM secara bijak sesuai kebutuhan. (Red)













