HeadlinePerhubunganSultra

Komitmen Gubernur ASR untuk Sultra: Program Mudik Gratis Berlanjut, Fokus Keselamatan Penumpang

×

Komitmen Gubernur ASR untuk Sultra: Program Mudik Gratis Berlanjut, Fokus Keselamatan Penumpang

Sebarkan artikel ini
Gubernur Sultra Andi Sumangerukka lanjutkan program mudik gratis bagi pemudik Lebaran Idulfitri 1447 Hijrah ke wilayah kepualauan. (Foto dok Pemprov Sultra)

Swarasultra.id, Kendari – Tradisi mudik di Sulawesi Tenggara (Sultra) dipastikan bakal lebih ringan di kantong tahun ini. Pasalnya, Gubernur Andi Sumangerukka kembali memperpanjang kebijakan strategis tiket kapal gratis bagi pemudik wilayah kepulauan di Sultra, sebagai upaya nyata pemerintah provinsi dalam menghadirkan mudik Lebaran idulfitri 1447 H/ 2026 yang aman dan tanpa beban biaya.

Kepala Dinas Perhubungan Sultra Muhammad Rajulan mengungkapkan, Gubernur Andi Sumangerukka telah mengusulkan kepada Kementerian Perhubungan RI terkait program mudik gratis tersebut dan telah mendapat persetujuan dari kementerian.

“Kebijakan mudik gratis ini merupakan kelanjutan dari program yang digagas Bapak Gubernur sejak Lebaran tahun lalu, yang merupakan bentuk perhatian pemerintah terhadap kebutuhan masyarakat Sulawesi Tenggara, khususnya yang berada di wilayah kepulauan,” kata Rajulan, Rabu (25/2/2026).

Dijelaskan, kebijakan ini bertujuan untuk mengurangi beban biaya perjalanan masyarakat serta memastikan layanan transportasi laut yang aman, nyaman, tertib, dan terjangkau. Program ini, kata Rajulan, merupakan bentuk nyata komitmen Pemprov Sultra dalam memberikan kemudahan akses transportasi kepada masyarakat, khususnya dalam momentum Hari Raya Idul Fitri yang identik dengan meningkatnya kebutuhan mobilitas antar wilayah.

Adapun rute pelayaran yang akan terlayani rute mudik gratis, yakni Kendari-Raha (PP) dan Kendari-Baubau (PP) dengan total kuota tiket gratis sebanyak 7.800 penumpang. Selama ini, rute tersebut dilayani dengan sejumlah armada kapal cepat, yakni KM Express Bahari 6E, KM Express Bahari 5E, KM Express Cantika 168, dan KM Express Priscilia 88.

Selain penyediaan tiket gratis, Pemprov Sultra juga melakukan pengawasan keselamatan transportasi berupa pelaksanaan ramp check kendaraan dan kapal, koordinasi lintas sektor, serta peningkatan kesiapsiagaan petugas di lapangan.

BACA JUGA:  Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2025, Wagub Sultra : Jadikan Pancasila sebagai Budaya Bangsa

Kadishub Sultra menambahkan, pihaknya telah melaksanakan Inspeksi Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (Rampcheck), Selasa, 24 Februari 2026, di Terminal Tipe A Puuwatu. Terminal Puuwatu dipilih sebagai lokasi kegiatan karena merupakan simpul transportasi utama di Kota Kendari yang melayani pergerakan penumpang khususnya antar provinsi.

“Meskipun Terminal Puuwatu secara kewenangan operasional berada di bawah pemerintah pusat melalui Balai Pengelola Transportasi Darat Kelas II Sultra, namun pemprov merupakan leading sektor koordinasi dan pelaksanaan kegiatan rampcheck ini,” terang Rajulan.

Rampcheck merupakan kegiatan pemeriksaan menyeluruh terhadap kendaraan angkutan umum yang mencakup aspek teknis, administratif, dan operasional. Dari sisi teknis, petugas melakukan pemeriksaan terhadap sistem pengereman, sistem kemudi, kondisi ban, lampu penerangan, sistem kelistrikan, serta perlengkapan keselamatan seperti alat pemadam api ringan (APAR), segitiga pengaman, dan palu pemecah kaca darurat.

Pemeriksaan ini bertujuan untuk memastikan seluruh kendaraan angkutan umum yang beroperasi selama masa angkutan Lebaran berada dalam kondisi laik jalan, memenuhi persyaratan teknis dan administratif, serta didukung oleh pengemudi yang kompeten dan siap memberikan pelayanan secara profesional.

Selain itu, pemeriksaan administratif juga menjadi fokus utama, meliputi pengecekan dokumen kendaraan seperti Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), bukti lulus uji berkala (KIR), kartu pengawasan, serta dokumen perizinan operasional angkutan umum. Kelengkapan dokumen ini menjadi indikator penting dalam memastikan bahwa kendaraan telah memenuhi ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

BACA JUGA:  ASR-Hugua Dapat Doa Kemenangan Dari Tokoh Adat dan Parabela Sorawalio Baubau

Tidak kalah penting, lanjut Rajulan, kesiapan sumber daya manusia, khususnya pengemudi, juga menjadi perhatian dalam kegiatan ini. Petugas akan memastikan bahwa pengemudi memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) yang sesuai, dalam kondisi sehat, serta memiliki kesiapan fisik dan mental dalam menjalankan tugasnya.

Kegiatan rampcheck ini juga melibatkan berbagai instansi terkait sebagai bagian dari upaya kolaboratif lintas sektor. Unsur kepolisian dari Polda Sulawesi Tenggara turut berperan dalam mendukung aspek penegakan hukum dan keselamatan lalu lintas. Selain itu, keterlibatan PT Jasa Raharja juga menjadi bagian penting dalam memberikan dukungan terkait aspek perlindungan dan jaminan keselamatan bagi penumpang angkutan umum.

Sebagai leading sektor, Dishub Sultra tidak hanya berperan dalam pelaksanaan kegiatan rampcheck, tetapi juga dalam mengoordinasikan seluruh pemangku kepentingan, termasuk instansi vertikal kementerian perhubungan yang ada di Sultra, dishub kabupaten/kota, operator angkutan umum, serta instansi terkait lainnya.

Dishub Sultra menjadwalkan melakukan ramp check kembali pada hari Kamis (26/2/2026) di Terminal Baruga, Kendari.

“Kami mengimbau kepada seluruh operator angkutan umum untuk secara aktif mendukung pelaksanaan rampcheck dengan mempersiapkan kendaraan dan kelengkapan dokumen yang diperlukan. Dukungan dari operator sangat penting dalam menciptakan sistem transportasi yang aman dan berkeselamatan,” tambahnya.

Dia juga mengharapkan peran aktif masyarakat dalam mendukung keselamatan transportasi dengan memilih angkutan umum yang resmi dan laik jalan, serta tidak ragu melapor kepada petugas apabila menemukan kendaraan yang tidak memenuhi standar keselamatan. (Red)

error: Content is protected !!