EkobisRegional

Asmo Sulsel dan Prodia Makassar Berkolaborasi Wujudkan Budaya Aman Berkendara

×

Asmo Sulsel dan Prodia Makassar Berkolaborasi Wujudkan Budaya Aman Berkendara

Sebarkan artikel ini
Asmo Sulsel Edukasi Karyawan Prodia Makassar Pentingnya Safety Riding. (Foto Dok Asmo Sulsel)

Swarasultra.id, Makassar – Menyadari tingginya risiko kecelakaan bagi pekerja dengan mobilitas tinggi, Astra Motor Sulawesi Selatan (Asmo Sulsel) membekali karyawan Prodia Makassar dengan pemahaman berkendara aman. Edukasi yang digelar di Auditorium Prodia, Rabu (11/2/2025), bertujuan agar para karyawan tetap mengutamakan keselamatan di tengah kesibukan rutinitas kota.

Kegiatan ini dipandu oleh Wanny selaku instruktur safety riding Asmo Sulsel. Dalam sesi edukasi tersebut, Wanny mengangkat tema besar mengenai pentingnya fokus saat berkendara, terutama bagi pekerja dengan aktivitas padat yang kerap berpindah tempat dalam kesehariannya.

Menurut Wanny, sebagian besar kecelakaan lalu lintas dipicu oleh faktor manusia. Ia menjelaskan sejumlah kebiasaan yang sering dianggap sepele namun berpotensi fatal, seperti bermain handphone saat berkendara, tidak memperhatikan kondisi sekitar, hingga lupa atau enggan menggunakan lampu sein saat akan berbelok atau berpindah jalur. Selain itu, kondisi tubuh yang tidak prima juga menjadi faktor risiko yang kerap diabaikan.

BACA JUGA:  Antusiasme Penumpang Tak Surut Jelang Akhir Libur Nataru, KA Sribilah Utama Sukses Angkut 47 Ribu Pelanggan
Asmo Sulsel Edukasi Karyawan Prodia Makassar Pentingnya Safety Riding. (Foto Dok Asmo Sulsel)

“Banyak kecelakaan bukan terjadi karena kendaraan rusak, tetapi karena pengendaranya kehilangan fokus. Menggunakan handphone beberapa detik saja bisa membuat kita lengah. Begitu juga ketika badan sedang lelah atau tidak fit, respons kita di jalan akan melambat. Di sinilah pentingnya kesadaran penuh saat berkendara,” ujar Wanny.

Ia juga menegaskan bahwa berkendara bukan sekadar aktivitas berpindah tempat, melainkan tanggung jawab terhadap diri sendiri dan pengguna jalan lainnya. Kesadaran untuk selalu waspada, membaca situasi lalu lintas, serta memberi isyarat yang jelas melalui lampu sein menjadi bagian dari etika berkendara yang harus dibangun secara konsisten.

BACA JUGA:  Closing Otomatis & Layanan 24/7 dengan AI Agent Barantum

Selama sesi berlangsung, para peserta terlihat aktif menyimak dan berdiskusi, khususnya ketika membahas pengalaman pribadi di jalan raya.

Melalui kegiatan ini, Asmo Sulsel berharap kesadaran keselamatan berkendara dapat tumbuh tidak hanya di kalangan komunitas atau pelajar, tetapi juga di lingkungan profesional. Dengan meningkatnya fokus dan disiplin saat berkendara, diharapkan risiko kecelakaan dapat ditekan, sehingga mobilitas kerja tetap berjalan aman dan produktif. (Red)