HeadlineKota KendariSultra

Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Kapolda Sultra Panen Raya Jagung di Kendari

×

Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Kapolda Sultra Panen Raya Jagung di Kendari

Sebarkan artikel ini
Kapolda Sultra didampingi Sekda Provinsi dan Forkopimda Sultra, melaksanakan panen raya jagung di Abeli Dalam, Kota Kendari. (Foto Dok Polda Sultra)

Swarasultra.id, Kendari – Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara (Polda Sultra) kembali melaksanakan panen raya jagung serentak Kuartal IV Tahun 2025, yang digelar pada Kamis (8/1/2026) di Kelurahan Abeli Dalam, Kota Kendari. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.

Panen raya tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara Asrun Lio, Kapolda Sultra Irjen Pol Didik Agung Widjanarko, S.I.K., M.H, Wakapolda Sultra Brigjen Pol Gidion Arief Setyawan, S.I.K., S.H., M.Hum, Irwasda Polda Sultra Kombes Pol Hartoyo, S.I.K., M.H, serta para pejabat utama Polda Sultra.

Selain itu, kegiatan juga diikuti Kasrem 143/Halu Oleo, perwakilan Danlanal Kendari, perwakilan Danlanud Halu Oleo, perwakilan Wali Kota Kendari, Kepala Dinas Pertanian Sultra, serta Kepala Bulog Sulawesi Tenggara.

BACA JUGA:  Komitmen Dukung Ketahanan Pangan, Kapolda Sultra dan Forkopimda Panen Raya Jagung Serentak di Kolaka Timur

Mewakili Kapolda Sultra, Karo SDM Polda Sultra Kombes Pol Dr. Arief Fitrianto, S.H., S.I.K., M.M. menjelaskan bahwa panen raya jagung Kuartal IV Tahun 2025 ini merupakan hasil penanaman yang dilakukan pada akhir tahun 2025 dan dipanen pada awal tahun 2026.

“Untuk panen raya kali ini, Polda Sultra mengelola lahan jagung seluas 5 hektare di Kelurahan Abeli Dalam,” ungkap Kombes Pol Arief Fitrianto.

Ia menjelaskan, sepanjang tahun 2025, Polda Sultra bersama jajaran telah menggarap lahan pertanian jagung dengan total luas mencapai 1.474 hektare, dengan hasil panen sekitar 5.000 ton.

BACA JUGA:  Parpol Pengusung Optimis Menangkan ASR-Hugua di Baubau

Program ketahanan pangan tersebut, kata dia, akan terus dilanjutkan dan diperkuat pada tahun 2026, sebagai bentuk sinergi Polri dengan pemerintah daerah dan stakeholder terkait dalam menjaga ketersediaan pangan serta mendukung kesejahteraan masyarakat.

Panen raya jagung serentak ini diharapkan tidak hanya memperkuat ketahanan pangan di Sulawesi Tenggara, tetapi juga menjadi contoh nyata peran aktif Polri dalam mendukung pembangunan sektor pertanian di daerah. (Red)