HeadlinePendidikanSultra

Gubernur ASR Ajak Alumni SMAN 4 Kendari Sukseskan Program Pemprov Sultra

×

Gubernur ASR Ajak Alumni SMAN 4 Kendari Sukseskan Program Pemprov Sultra

Sebarkan artikel ini
Gubernur Sultra membuka Mubes II IKA SMAN 4 Kendari yang digelar di salah satu hotel di Kendari. (Foto dok. Swarasultra.id)

Swarasultra.id, Kendari – Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka membuka secara resmi pelaksanaan Musyawarah Besar (Mubes) II Ikatan Alumni (IKA) SMAN 4 Kendari yang dirangkaikan dengan peringatan 50 tahun SMAN 4 Kendari. Mubes II IKA SMAN 4 Kendari berlangsung di salah satu hotel di Kendari pada Sabtu (13/12/2025).

Dalam kesempatan itu, Gubernur Andi Sumangerukka menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara ( Pemprov Sultra) untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia melalui pengembangan pendidikan menengah. Salah satu langkah strategis yang tengah disiapkan adalah pembentukan SMA unggulan daerah yang akan dikembangkan secara kolaboratif dengan sekolah unggulan nasional.

“Ke depan, selain SMA unggulan nasional yang sudah ada, pemerintah provinsi juga akan membangun SMA unggulan daerah. Nantinya akan ada kolaborasi, termasuk pemanfaatan modul pembelajaran yang disesuaikan dengan standar sekolah unggulan,” ujar Andi Sumangerukka.

Ia menjelaskan, SMA unggulan tersebut akan diisi oleh siswa-siswa terpilih melalui proses seleksi ketat, dengan dukungan sarana dan prasarana yang memadai serta tenaga pendidik yang diseleksi dari guru-guru terbaik di daerah. Penyusunan konsep dan modul pembelajaran saat ini tengah dilakukan oleh Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Tenggara.

“Siswa yang masuk adalah mereka yang diseleksi secara ketat. Fasilitas kita siapkan dengan baik, begitu juga gurunya, dipilih dari yang terbaik. Modulnya kita adopsi dari SMA unggulan nasional,” jelasnya.

Pemprov Sultra Fasilitas Beasiswa

Lebih lanjut, Gubernur ASR menegaskan bahwa lulusan SMA unggulan tidak hanya diarahkan untuk menyelesaikan pendidikan menengah, tetapi juga dipersiapkan melanjutkan studi ke perguruan tinggi sesuai dengan minat dan potensi masing-masing. Pemerintah provinsi akan memfasilitasi beasiswa bagi siswa berprestasi untuk menempuh pendidikan di universitas unggulan.

“Kalau mereka ingin melanjutkan pendidikan, misalnya di bidang pariwisata atau sektor lainnya, kita carikan universitas yang sesuai dan kita biayai melalui beasiswa. Setelah selesai, harapannya mereka kembali ke Sulawesi Tenggara untuk mengabdi,” tegasnya.

Menurut Andi Sumangerukka, lulusan pendidikan unggulan tersebut diharapkan menjadi agen perubahan yang mampu memperkuat kapasitas sumber daya manusia daerah serta mengisi sektor-sektor strategis pemerintahan dan pembangunan sesuai kompetensi masing-masing. Ia menekankan, keberhasilan program tersebut membutuhkan keterlibatan semua pihak, termasuk alumni.

“Membangun daerah tidak bisa hanya dilakukan oleh pemerintah. Semua harus terlibat, termasuk alumni. Kontribusi alumni sangat penting, terutama dalam pengembangan sumber daya manusia,” tegasnya.

Ulang tahun emas dan peran aktif Alumni

Sejalan dengan arah kebijakan tersebut, Kepala SMAN 4 Kendari, Liyu, menyampaikan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun ke-50 SMAN 4 Kendari menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi alumni lintas angkatan dalam mendukung kemajuan pendidikan di Sulawesi Tenggara. Puncak perayaan ulang tahun emas sekolah tersebut dijadwalkan berlangsung pada 20 Desember 2025.

“Ulang tahun ke-50 ini adalah momen istimewa. Kami mengajak seluruh alumni untuk bersama-sama membangun Sulawesi Tenggara melalui forum alumni, khususnya dalam memajukan pendidikan. Kemajuan daerah harus dimulai dari peningkatan kualitas sumber daya manusia,” kata Liyu.

Ia menegaskan, pendidikan merupakan fondasi utama dalam menciptakan generasi yang cerdas, berkarakter, dan mampu berkontribusi positif bagi masyarakat. Oleh karena itu, SMAN 4 Kendari terus mendorong inovasi dan kegiatan kolaboratif yang melibatkan sekolah, alumni, serta masyarakat.

Dalam rangka ulang tahun emas tersebut, SMAN 4 Kendari juga mempersembahkan sebuah buku kenangan hasil kolaborasi guru dan siswa yang merekam perjalanan sekolah selama lima dekade. Buku tersebut direncanakan akan didaftarkan untuk mendapatkan Rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI).

“Buku ini disusun oleh guru dan siswa SMAN 4 Kendari. Prosesnya melibatkan kerja bersama selama kurang lebih 300 jam dalam dua bulan terakhir, dengan dukungan penggiat literasi, Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Tenggara, serta Dinas Perpustakaan Provinsi,” jelasnya.

Selain penguatan akademik, Liyu juga menyoroti pentingnya peran alumni dalam membantu sekolah menghadapi berbagai tantangan sosial, termasuk persoalan kenakalan remaja dan tawuran pelajar. Ia menilai keterlibatan alumni dan masyarakat sebagai bagian dari pengawasan sosial sangat dibutuhkan.

“Kami mohon dukungan alumni. Jika menemukan siswa SMAN 4 Kendari berada di luar sekolah pada jam belajar, mohon diinformasikan kepada kami. Tidak mungkin guru setiap saat turun ke lapangan, sehingga peran alumni dan masyarakat sangat kami harapkan,” ujarnya.

Musyawarah Besar (Mubes) II Ikatan Alumni (IKA) SMAN 4 Kendari yang dirangkaikan dengan peringatan 50 tahun SMAN 4 Kendari menjadi momentum konsolidasi alumni sekaligus ruang strategis pembahasan masa depan pendidikan di Sulawesi Tenggara.

Dalam rangkaian HUT ke-50, SMAN 4 Kendari juga menyiapkan berbagai kegiatan sosial dan edukatif, seperti lomba yang melibatkan alumni dan orang tua siswa, bakti sosial pemeriksaan kesehatan gratis dengan melibatkan alumni berprofesi sebagai dokter spesialis, donor darah, serta layanan vaksinasi hewan ternak. (Red)

error: Content is protected !!