PariwisataPemerintahanSultra

Gubernur ASR Dorong Investasi Wisata Unggulan Berkelanjutan di Pulau Sulawesi

×

Gubernur ASR Dorong Investasi Wisata Unggulan Berkelanjutan di Pulau Sulawesi

Sebarkan artikel ini
Gubernur Sultra Andi Sumangerukka saat hadiri "The Legend of Pongtiku" di Toraja, Sulawesi Selatan pada Juli 2025 lalu. (Foto dok Pemprov Sultra)

Swarasultra.id, Kendari – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) bakal membangun resort premium. Hal ini sejalan dengan visi besar Gubernur Andi Sumangerukka (ASR) dalam mewujudkan pariwisata terintegritas dan berkelanjutan di kawasan timur Indonesia.

Kepala Dinas (Kadis) Pariwisata Sultra, Belli Harli Tombili saat ditemui di Kendari pekan lalu menjelaskan bahwa pembangunan resort tersebut sesuai dengan konsen Gubernur ASR terhadap peningkatan kualitas infrastruktur. Bukan hanya pada jalan umum, tetapi juga yang menghubungkan titik-titik wisata strategis yang ada di pulau Sulawesi.

“Dengan jarak yang sama, kalau di pulau jawa bisa ditempuh 11 jam, tapi kalau kita di Sultra mungkin bisa ditempuh 18 jam. Itu sudah pernah kita buat simulasi dengan google maps,” kata Belli.

Lebih lanjut Belli menerangkan, keinginan Gubernur ASR untuk membangun resort premium merupakan hasil pembicaraan dengan Gubernur Sulsel dengan harapan terkoneksi dengan wisata premium yang ada di provinsi lain. Untuk mendukung gagasan Gubernur ASR itu, Dispar Sultra telah mengidentifikasi beberapa titik untuk investasi resort-resort premium seperti di pulau Pendek, pulau Liwutongkidi di Buton Selatan (Busel), teluk Lande, dan beberapa titik di pulau Siompu.

Belli mengatakan bahwa gubernur melihat ide pada dive resort di Wakatobi, sehingga Pemprov Sultra saat ini tengah mencari konsep dan investornya untuk segera dibangun.  Gubernur ASR juga menekankan pentingnya pendekatan pembangunan yang terintegrasi lintas sektor.

Menurutnya, kekayaan sumber daya alam Sultra baik di bidang pertambangan, perikanan, pertanian, termasuk pariwisata perlu dikelola secara terpadu demi mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif dan berkelanjutan. Konsep pariwisata terintegrasi dan berkelanjutan yang diusung mengedepankan pengembangan berbasis kawasan, meliputi terintegrasi dalam aspek infrastruktur dasar, berkelanjutan dalam konteks sosial budaya serta peningkatan kualitas SDM lokal dan dukungan terhadap ekonomi kreatif.

Pembangunan resort premium juga pernah menjadi pembahasan saat Gubernur ASR menjadi pemateri dalam kegiatan seminar nasional “The Legend of Pongtiku” di Toraja, Sulawesi Selatan (Sulsel) pada Juli 2025 lalu. Dalam kegiatan tersebut, dicapai kesepakatan bersama antar gubernur se-Sulawesi untuk memperkuat sinergi regional. Kesepakatan tersebut dituangkan dalam bentuk penandatanganan komitmen bersama untuk mendorong pengembangan pariwisata terintegrasi dan berkelanjutan se-pulau Sulawesi.

Rencana pembangunan resort premium di Sultra itu merupakan wujud implementasi dari komitmen Gubernur ASR dalam kesepakatan bersama. Jika berjalan sesuai rencana, resort premium akan menjadi destinasi unggulan baru yang memperkuat citra Sultra sebagai daerah dengan pariwisata yang terintegrasi, inklusif, dan berkelanjutan. (Adv)

error: Content is protected !!