PertambanganSultra

PT Ceria Wujudkan Komitmen Kesetaraan Gender dan Pemberdayaan Perempuan dalam Pengelolaan Tambang

×

PT Ceria Wujudkan Komitmen Kesetaraan Gender dan Pemberdayaan Perempuan dalam Pengelolaan Tambang

Sebarkan artikel ini
Sarina, Legal Operations, Compliance & Site Office PT Ceria Nugraha Indotama (Ceria) saat menjadi narasumber diskusi yang digelar Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Teknologi Informasi, Universitas Sembilan Belas November (USN) Kolaka. (Foto dok PT Ceria)

Swarasultra.id, Kolaka – Industri tambang selama ini sering dianggap sebagai dunia laki-laki, penuh tantangan fisik dan lingkungan kerja yang keras. Namun, Sarina, perwakilan dari Legal Operations, Compliance & Site Office PT Ceria Nugraha Indotama (Ceria) membuktikan bahwa perempuan juga mampu bersinar di sektor ini. Perjalanannya ini menjadi salah satu bukti bahwa inklusivitas di industri tambang bukan hanya mungkin, tetapi juga sangat diperlukan.

Hal itu diungkapkan Sarina saat diundang sebagai pemateri dalam kegiatan diskusi bertema “Kesetaraan Gender” yang diselenggarakan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Teknologi Informasi, Universitas Sembilanbelas November (USN) Kolaka, pada tanggal 17 – 19 Oktober 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari program Pembentukan Roda Generasi Mahasiswa Fakultas Teknologi Informasi, yang mengusung tema besar “Terbentuknya Semangat dan Integritas Mahasiswa Baru Fakultas Teknologi Informasi”.

Program ini menjadi wadah penting dalam menanamkan nilai kepemimpinan, tanggung jawab sosial, dan penghargaan terhadap keberagaman di kalangan mahasiswa baru.

Menurut Sarina, PT Ceria mendukung nilai kesetaraan dan peran perempuan dalam Industri pertambangan sebagai wujud kepedulian terhadap nilai kesetaraan dan pemberdayaan perempuan. PT Ceria terus berupaya menciptakan lingkungan kerja dan sosial yang inklusif.

BACA JUGA:  SMAN 2 Kendari Realisasikan Bantuan Pendidikan Gubernur Sultra untuk Digitalisasi

Dalam pemaparannya, Sarina menekankan bahwa perempuan memiliki peran yang beragam, baik sebagai anak, istri, ibu, maupun anggota masyarakat. Namun di tengah kompleksitas tersebut, perempuan tetap memiliki potensi besar untuk berkontribusi secara profesional.

Ia menyampaikan bahwa kesetaraan gender bukan tentang menyamakan peran antara laki-laki dan perempuan, melainkan tentang memberi kesempatan yang adil untuk berkembang, berpendapat, dan berkontribusi sesuai kapasitas masing-masing. Sebagai bagian dari industri pertambangan yang selama ini dikenal dengan dominasi lakilaki, Ceria memandang keberagaman gender sebagai kekuatan yang memperkaya perusahaan.

“Ceria mendukung dan menjaga keberadaan pekerja perempuan di berbagai bidang, serta memastikan setiap karyawan, tanpa memandang gender, memiliki kesempatan yang sama untuk tumbuh dan sukses,” bebernya.

Lebih jauh Sarina menjelaskan bahwa tidak hanya karyawan internal, komitmen ini juga meluas kepada masyarakat sekitar wilayah operasi perusahaan. Melalui berbagai program pengembangan masyarakat dan pelibatan tenaga kerja lokal, Ceria membuka ruang seluas-luasnya bagi perempuan untuk mengambil peran dalam pembangunan ekonomi dan sosial di lingkar tambang.

Ia menambahkan, perempuan di sekitar area operasi turut diberdayakan untuk memiliki kemandirian, baik melalui pelatihan keterampilan, kesempatan kerja, maupun kegiatan kewirausahaan.
Dalam kesehariannya di Ceria, Sarina terlibat aktif dalam memastikan prinsip kepatuhan, tata kelola, dan keadilan berjalan dengan baik di seluruh lini kerja perusahaan.

BACA JUGA:  Pemkab Muna-Bank Sultra Teken MoU dan PKS KKPD, Dorong Efisiensi dan Transparansi Keuangan Daerah

Kehadirannya itu mencerminkan nilai-nilai yang dijunjung oleh Ceria: Care (Kepedulian), Equality (Kesetaraan), Reliability (Keandalan), Integrity (Integritas), A – Team (Tim yang Unggul).

Tema kegiatan ini pun selaras dengan salah satu Ceria Core Value tersebut, yakni Equality (Kesetaraan), yang menegaskan komitmen perusahaan untuk menciptakan lingkungan kerja yang adil, inklusif, serta memberi kesempatan yang sama bagi seluruh karyawan tanpa memandang gender maupun latar belakang.

Melalui kegiatan ini, Ceria berharap nilai-nilai kesetaraan, kolaborasi, dan rasa saling menghargai dapat terus menginspirasi generasi muda, khususnya mahasiswa USN Kolaka, agar senantiasa berperan aktif dalam menciptakan lingkungan yang lebih adil dan inklusif di masa depan.

“Kesetaraan bukan hanya tentang peran, tetapi tentang kesempatan untuk berkontribusi dan membawa manfaat bagi sesama,” tutup Sarina mengakhir pemaparannya di hadapan mahasiswa baru Fakultas Teknologi Informasi USN Kolaka. (*)